Kompas.com - 01/09/2020, 15:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat, realisasi progres penyerapan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) sebesar 71 persen atau setara Rp 305 miliar per Senin (31/8/2020).

Sementara, realiasi penyerapan tenaga kerja sebanyak 12.046 orang atau setara 92,8 persen.

Program KOTAKU merupakan bagian dari pelaksanaan Program Padat Karya Tunai (PKT) dengan alokasi anggaran sebesar Rp 429,5 miliar dan menyerap sebanyak 12.979 tenaga kerja.

Salah satu program PKT ini dilaksanakan oleh Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR yang bekerja sama dengan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kelompok Masyarakat  untuk melakukan perbaikan kualitas kawasan permukiman kumuh di perkotaan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pelaksanaan program KOTAKU dilakukan  untuk mendorong dan memberdayakan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan.

Baca juga: Padat Karya Tunai SDA Serap 163.003 Tenaga Kerja Total Rp 1,26 Triliun

"Khususnya, infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasannya," kata Basuki seperti dikutip Kompas.com dari laman Kementerian PUPR, Selasa (1/9/2020).

Lingkup pekerjaan program KOTAKU berupa perbaikan kualitas kawasan permukiman kumuh perkotaan, penyediaan air bersih, dan akses sanitasi layak.

Program ini salah satunya dilaksanakan di kota/kabupaten penyangga Ibu Kota DKI Jakarta yakni, Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Banten.

KOTAKU dilakukan melalui pembangunan Infrastruktur Skala Lingkungan reguler berupa perbaikan saluran drainase, perbaikan jalan lingkungan, dan pembangunan septic tank biofil komunal, juga rehabilitasi.

Di Provinsi Jabar, Program KOTAKU menyasar 12 kelurahan di Kota Bogor, 5 kelurahan di Kabupaten Bogor, 1 kelurahan di Kota Depok, dan 5 kelurahan di Kota Bekasi.

Sementara di Banten meliputi 3 kelurahan di Kota Serang, 2 kelurahan di Kota Cilegon, serta 3 kelurahan di Kota Tangerang Selatan

Diharapkan melalui pembangunan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) seperti KOTAKU ini  dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat, baik sosial dan ekonomi serta berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran akibat Pandemi Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.