Setelah Pandemi, Desain Hunian Sekaligus Ruang Kerja Bakal Ngetren

Kompas.com - 09/08/2020, 12:30 WIB
Ilustrasi work from home atau bekerja dari rumah. ShutterstockIlustrasi work from home atau bekerja dari rumah.

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 membuat pemilik rumah mengubah tata letak hunian mereka. Beberapa memanfaatkan sisa ruangan di dalam rumah menjadi ruang kerja pribadi.

Bahkan ada yang membuat ruang kerjanya sendiri di ruangan khusus.

Pada awalnya orang-orang melihat kebutuhan akan ruang kerja di rumah hanya bersifat sementara sampai pandemi usai.

Namun akhir-akhir ini, banyak orang yang mulai menyesuaikan dan menyiapkan diri untuk bekerja dari rumah secara permanen.

Meski begitu, satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah menjadikan ruangan tersebut bukan hanya sekadar ruangan kerja sementara selama pandemi, namun menjadi kantor permanen.

Baca juga: Cara Pintar dan Mudah Ciptakan Desain Kontemporer di Rumah

Rumah ke depannya diperkirakan harus berfungsi penuh untuk mendukung suasana kerja. Ruangan kerja sebaiknya didukung dengan perabot yang mendukung, seperti kursi, meja kerja, hingga pencahayaan yang sesuai.

"Mereka menginginkan ruangan khusus yang dipersonalisasi untuk kantor mereka," kata CEO KB Home Jeff Mezger seperti dikutip Kompas.com dari laman Forbes, Sabtu (8/8/2020).

Mezger mengatakan, sebanyak 40 persen dari penduduk Amerika Serikat (AS) saat ini menerapkan imbauan untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Bahkan baru-baru ini perusahaan raksasa teknologi Google mengizinkan karyawannya untuk bekerja dari rumah setidaknya hingga Bulan Juli 2021.

Selain itu, selama pandemi banyak orang yang mulai mencari cara untuk mendapatkan penghasilan secara mandiri tanpa harus menggantungkan diri pada perusahaan.

Untuk memenuhi permintaan ini, Mezger mengatakan pihaknya menyediakan paket home office yang mencakup area kerja dengan lemari built-in.

Kemudian paket kelistrikan yang ditingkatkan, outlet USB, outlet pengisian daya, koneksi data, pencahayaan khusus, jendela tambahan, area kedap suuara, dan lainnya.

Fitur-fitur ini, menurut Mezger berguna bagi para profeesional yang sering mengadakan rapat secara daring maupun bagi pelajar.

Konsep hunian kantor ini diharapkan mulai diterapkan oleh para pengembang perumahan lainnya sebagai salah satu perubahan budaya.

 



Sumber Forbes
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X