Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KCIC Klaim Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Serap 10.537 Pekerja Lokal

Kompas.com - 06/08/2020, 10:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia (KCIC) Chandra Dwiputra menyampaikan, tenaga kerja lokal yang mengerjakan konstruksi Proyek Kereta cepat Jakarta-Bandung mencapai 10.537 orang atau lima kali lebih banyak dibandingkan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Hal ini karena KCJB merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) pertama di Indonesia.

Menurut Chandra, penyerapan tenaga kerja lokal ini menunjukan bahwa anak bangsa menjadi andalan untuk terlibat dalam proyek kereta cepat pertama di Indonesia.

Perusahaan berkomitmen untuk mengoptimalkan peranan tenaga kerja Indonesia dalam akselerasi pembangunan KCJB.

Bahkan, imbuh Chandra, konstruksi proyek KCJB pada Semester-II tahun 2020 ini akan semakin masif dengan melibatkan lebih banyak lagi pekerja.

Pelaksanaan konstruksi KCJB pada masa Pandemi Covid-19 ini juga tetap memperhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan Pemerintah.

Baca juga: Tak Terganggu Covid-19, Pengadaan Tanah KCJB Tetap Berlanjut

Konstruksi terus berprogres dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan pastinya jumlah tenaga kerja akan terus bertambah. Tidak menutup kemungkinan, pada saat puncak pengerjaan konstruksi nanti, proyek ini dapat menyerap tenaga kerja Indonesia jauh lebih banyak,” ungkap Chandra dalam siaran pers, Rabu (5/8/2020).

Dalam masa Pandemi Covid-19 ketika banyak industri nasional terdampak, proyek KCJB menjadi salah satu PSN yang turut berkontribusi dalam penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar.

Di sisi lain, keterlibatan tenaga kerja Indonesia juga memiliki manfaat yang banyak. Tak hanya dari sisi ekonomi, tetapi mereka juga dapat memiliki pengalaman luas akan pengetahuan dan teknologi dari TKA.

Hal tersebut turut mendapatkan apresiasi dari Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada saat kunjungannya ke proyek KCJB beberapa waktu lalu.

“TKA hadir sebagai media untuk transfer teknologi dan pengetahuan, karena mereka yang mengerjakan proyek ini di berbagai negara," tutur ida.

Chandra menambahkan, tenaga kerja Indonesia juga akan menempati berbagai posisi strategis untuk pengoperasian kereta.

Diproyeksikan pada saat pengoperasian nanti, Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan menyerap lebih dari 2.000 tenaga kerja Indonesia.

“Kita sebagai anak bangsa harus bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal sehingga kelak ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam proyek-proyek
kereta lainnya di tanah air," pungkas Chandra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+