Waspada Freon AC Anda Habis, Kenali Ciri-cirinya

Kompas.com - 21/07/2020, 08:00 WIB
Ilustrasi AC (air conditioner), pendingin ruangan dan penyaring udara (filter). Perabot elektronik yang membutuhkan banyak daya. ShutterstockIlustrasi AC (air conditioner), pendingin ruangan dan penyaring udara (filter). Perabot elektronik yang membutuhkan banyak daya.

KOMPAS.com - Freon adalah salah satu dari sejumlah senyawa kimia yang ditemukan pada AC, kulkas, dan peralatan elektronik rumah tangga lainnya.

Freon biasanya digunakan sebagai fluida untuk menyerap beban pendingin ruangan atau tempat-tempat yang suhu udaranya dikondisikan.

Karena termasuk dalam senyawa kimia atau gas, freon tidak memiliki warna dan juga tidak berbau. Hingga kini, belum ditemukan senyawa lain yang bisa menggantikan performa freon.

Bagaimana kehadiran freon pada sejumlah peralatan elektronik rumah tangga, khususnya AC, dapat mengubah kondisi dalam ruangan rumah sekaligus penghuninya?

Baca juga: Arsitektur Bioklimatik, Solusi Ketergantungan pada AC

Jika tak sengaja menghirup freon, maka yang akan terjadi adalah kesulitan bernapas dan pembengkakan pada tenggorokan.

Selain itu, freon yang terhirup juga dapat membuat iritasi pada mata, hidung dan lidah.

Pada tahap yang lebih serius, dapat menyebabkan kehilangan penglihatan, mata terbakar, dan luka bakar pada kerongkongan.

Jika menghirupnya dalam jumlah besar, dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur dan menyebabkan kematian.

Untuk itu, kenali bagaimana freon bekerja dan ciri ketika senyawa kimia ini habis:

1. Pipa tidak terasa dingin

Jika pipa pada AC tidak terasa dingin, bisa jadi ini disebabkan freon yang habis.

Selain itu, pipa pada bagian AC yang tidak mengeluarkan bunga-bunga es juga perlu diwaspadai.

2. AC tak membuat suhu ruang terasa dingin

AC seharusnya dapat menstabilkan suhu dan kelembapan udara, serta dalamkondisi tertentu yang kita inginkan dapat mengeluarkan hawa dingin dan membuat ruangan terasa sejuk.

Hati-hati, jika mendapati AC tidak terasa dingin, meski suhunya sudah diatur sesuai keinginan.

3. Terjadi kebocoran air

Ciri-ciri freon AC habis selanjutnya adalah terjadinya penggumpalan pada evaporator AC. Selain itu, terdapat kebocoran air.

4. Bagian luar AC tidak panas

AC terdiri dari beberapa komponen, termasuk yang ditempatkan di luar rumah. Untuk itu, Anda juga perlu melakukan pengecekan pada bagian ini.

Jika udara pada bagian luar AC tidak terasa panas, hal ini bisa juga menandakan freonnya habis.

5. Lampu indikator berkedip

AC memiliki indikator lampu timer yang harus diperhatikan. 

Indikator lampu timer pada unit indoor AC yang berkedip menandakan ada masalah dengan beberapa komponen elektronik, tekanan freon atau kompresor AC.

Lampu yang berkedip biasanya disebabkan oleh sinyal error yang diterima oleh IC mikroprosesor dari sensor suhu, sensor pipa maupun motor fan.

6. Biaya listrik membengkak

Pada titik tertentu, AC mungkin masih tetap dapat digunakan, tetapi AC memerlukan usaha lebih ekstra untuk bekerja.

Usaha ekstra ini membutuhkan banyak energi saat digunakan. Hal ini dapat berpengaruh pada tagihan listrik yang membengkak.

Rutin melakukan pemeriksaan freon menjadi salah satu cara menekan biaya tagihan listrik di rumah.

7. Merasakan gejala keracunan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, freon mengandung senyawa yang membahayakan tubuh.

Jika Anda merasakan gejala-gelaja yang disebutkan, merupakan pertanda Anda keracunan freon.

Senyawa ini memang tidak berwarna dan berbau, sehingga cukup sulit untuk diketahui. Tetapi, dengan pengecekan rutin AC, Anda dapat mengetahui dan mencegah hal ini terjadi.



Sumber 99co
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X