Tak Lama Lagi Sarana dan Prasarana PLBN Skouw Tuntas Dikerjakan

Kompas.com - 25/06/2020, 11:59 WIB
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Papua. Dok. Tim Komunikasi Publik Kementerian PUPRPos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Papua.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pembangunan infrastruktur di Papua.

Salah satunya pengembangan sarana dan prasarana penunjang Pos Lintas Batas Negara ( PLBN) Terpadu Skouw di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Saat ini progres pengembangan sarana dan prasarana penunjang PLBN Terpadu Skouw telah mencapai 91,99 persen.

Pekerjaan konstruksinya telah dilaksanakan pada 13 Agustus 2019 dan ditargetkan selesai pada 31 Agustus 2020 dengan anggaran sebesar Rp 129,1 miliar.

PT Nindya Karya ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana dengan manajemen konstruksi PT Yodya Karya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan lanjutan ini merupakan instruksi Presiden Joko Widodo dalam mendukung kegiatan sosial-ekonomi di kawasan PLBN Skouw sebagai beranda terdepan Indonesia.

Pembangunan PLBN ini sangat penting untuk meningkatkan fungsi pertahanan keamanan dan sekaligus sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini (PNG).

"Tidak hanya sebagai gerbang masuk namun menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi wilayah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan," kata Basuki seperti dikutip Kompas.com, Kamis (25/6/2020).

Baca juga: Meski Ada Corona, Sarana Penunjang PLBN di NTT Ditargetkan Tuntas 2020

Adapun lingkup pekerjaan meliputi infrastruktur dan penataan kawasan, pembangunan mess karyawan, bangunan pasar, kantor pengelola, renovasi masjid, renovasi gedung serba guna, jembatan penghubung, patung Soekarno, ornamen gerbang, videotron, signage (penunjuk jalan) sculpture (patung) dan sitting  group (tempat duduk).

Rinciannya, pekerjaan infrastruktur kawasan meliputi pengerasan jalan sepanjang 296 meter, pekerjaan saluran drainase sepanjang 1.620 meter, pagar keliling sepanjang 1.008 meter, kolam retensi, kolam penampungan air, penataan parkir, dan pembuatan Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X