Jasa Marga Bagi Dividen Rp 110,36 Miliar

Kompas.com - 11/06/2020, 14:47 WIB
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Jasa Marga, Kamis (11/6/2020).
Dok. Jasa MargaRapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Jasa Marga, Kamis (11/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ( RUPST) memutuskan untuk membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp 110,36 miliar, atau 5 persen dari laba bersih.

Perusahaan pada tahun 2019 tercatat membukukan laba bersih senilai Rp 2,1 triliun. Adapun besaran dividen yang dibagikan adalah Rp 15,20 per lembar saham.

Besaran tersebut dibagikan dengan pertimbangan bahwa Jasa Marga saat ini tengah melakukan ekspansi bisnis jalan tol.

Baca juga: Subakti Syukur, Pimpinan Baru Jasa Marga

Selain itu, perseroan juga mencatatkan peningkatan total aset 20,94 persen atau Rp 99,68 triliun dari tahun 2018, serta perumbuhan EBITDA yang mencapai nilai Rp 6,88 triliun.

Peseroan juga meraih pertumbuhan pendapatan usaha yang mencappai Rpp 10,98 triliun atau meningkat 12,26 persen dari tahun 2018.

Pendapatan ini berasal dari kontribusi pendapatan tol sebesar Rp 10,13 triliun serta pendapatan lain sebesar Rp 853,47 miliar.

Corporate Secretary Jasa Marga M Agus Setiawan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, menyebutkan, kontribusi pendapatan tol ditopang dari beroperasinya enam buah ruas tol sepanjang tahun 2019, yakni:

  • Jalan Tol Medan-kualanamu-Tebing Tinggi Seksi 7 (Sei Rempah-Tebing Tinggi) sepanjang 9,26 kilometer
  • Jalan Tol Pandaan-Malang Seksi 1-4 (Pandaan-Pakis) sepanjang 35,38 kilometer
  • Jalan Tol Gempol-Pandaan tahao 2 (Pandaan IC-Pandaan) sepanjang 1,56 kiloneter
  • Jalan Tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,14 kiloneter
  • Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated sepanjang 38 kilometer
  • Jalan Tol Balikpapan-Smarinda Seksi 2-4 (Samboja-Simpang Jembatan Mahkota 2) sepanjang 66,24 kilometer.

Dengan demikian, hingga akhir tahun 2019, perseroan mengoperasikan total 1.162 kilometer tol baru.

Agus menuturkan, jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan jumlah jalan tol beroperasi pada awal tahun 2015.

"Dengan demikian, Jasa Marga telah mampu mengganakan bisnisnya hanya dalam kurun waktu kurang dari lima tahun terakhir," ucap Agus.

Dalam RUPST kali ini, Jasa Marga merombak organisasinya. Salah satunya adalah menunjuk Subakti Syukur sebagai Direktur Utama menggantikan Desi Arryani.

Sebelumnya, Subakti menempati posisi sebagai Direktur Operasional II Perseroan.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X