Kementerian PUPR Salurkan Padat Karya TPS-3R di 106 Lokasi

Kompas.com - 05/06/2020, 12:30 WIB
Pembangunan TPS3R dilakukan melalui program Padat Karya Tunai dengan melibatkan masyarakat. Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRPembangunan TPS3R dilakukan melalui program Padat Karya Tunai dengan melibatkan masyarakat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Tempat Pengolahan Sampah yang menggunakan sistem reduce, reuse, recycle atau dikenal TPS-3R di 106 lokasi.

Pembangunan TPS3R dilakukan melalui program Padat Karya Tunai dengan melibatkan masyarakat.

Dengan demikian, program ini diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran pada masa pandemi.

"Adanya Program TPS-3R, masyarakat diajak untuk mengubah perilakunya agar membuang sampah pada tempatnya dan melakukan pengelolaan 3R terhadap sampah yang mereka hasilkan," kata Basuki seperti dikutip Kompas.com dari laman resmi Kementerian PUPR, Jumat (5/6/2020).

Baca juga: Program Padat Karya Dipercepat, Warga Dilibatkan dalam Pembangunan

Basuki melanjutkan, ppada tahun ini, program TPS dilaksanakan di 106 lokasi yang tersebar di 24 provinsi.

Adapun total anggarannya sebesar Rp 63,6 miliar dengan total penerima manfaat sebanyak 1.590 orang.

Program ini dikerjakan selama 75 hari dan berpotensi menyerap tenaga kerja sebanyak 4.165 orang.

Dalam kurun 2015-2018, Kementerian PUPR telah membangun tempat pengolahan sampah. Selama kurun waktu tersebut, program ini diklaim telah bermanfaat bagi 9,8 juta orang.

Sementara pada tahun 2019, pembangunan infrastruktur persampahan disebut dapat melayani 416.680 kepala keluarga (KK).

Dengan demikian, total penanganan dari tahun 2015-2019 disebut mencapai 10,2 juta KK.

Selain itu, di beberapa lokasi, penerima bantuan Program TPS-3R memilah dan mengoolah sampah untuk dimanfaatkan menjadi pengganti bahan bakar atau bahan campuran aspal.

Pengolahan sampah pun beragam. Sampah organik yang berupa ranting dan dedaunan misalnya, diolah menjadi bahan bakar berbentuk pelet atau briket.

Sementara sampah non-organik berupa kantong plastik dicacah untuk menjadi bahan campuran aspal plastik. Selain itu, masyarakat dapat mengolah dan melakukan inovasi pembuatan kompos.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nongsa D-Town Diresmikan, Ada Pusat Film dan Animasi Ala Hollywood

Nongsa D-Town Diresmikan, Ada Pusat Film dan Animasi Ala Hollywood

Berita
Daliana Suryawinata, Satu-satunya Arsitek Perempuan Indonesia yang Masuk Daftar Architizer A+A Awards

Daliana Suryawinata, Satu-satunya Arsitek Perempuan Indonesia yang Masuk Daftar Architizer A+A Awards

Arsitektur
Saltmine Raup Pendanaan Seri A Senilai Rp 285 Miliar

Saltmine Raup Pendanaan Seri A Senilai Rp 285 Miliar

Perkantoran
Perluas Jangkauan Pasar, ACP Tunjuk Travelio Kelola LRT City Ciracas

Perluas Jangkauan Pasar, ACP Tunjuk Travelio Kelola LRT City Ciracas

Apartemen
Tingkatkan Minat Baca, Lotte Renovasi Tiga Perpustakaan Sekolah di Jakarta

Tingkatkan Minat Baca, Lotte Renovasi Tiga Perpustakaan Sekolah di Jakarta

Fasilitas
Setelah PPN, Pengembang Minta BPHTB Diturunkan Jadi 2,5 Persen

Setelah PPN, Pengembang Minta BPHTB Diturunkan Jadi 2,5 Persen

Berita
Krakatau Bandar Samudera dan KAI Siapkan Infrastruktur Logistik Terintegrasi

Krakatau Bandar Samudera dan KAI Siapkan Infrastruktur Logistik Terintegrasi

Kawasan Terpadu
Pertama Kali dalam Sejarah Beli Rumah Bebas PPN, REI: Harus Dimanfaatkan Konsumen

Pertama Kali dalam Sejarah Beli Rumah Bebas PPN, REI: Harus Dimanfaatkan Konsumen

Berita
Mata Air Hilang akibat Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, Ini Tanggapan KCIC

Mata Air Hilang akibat Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, Ini Tanggapan KCIC

Berita
Masuki Tahap Akhir, Konstruksi Tol Cengkareng-Kunciran Tuntas Maret 2021

Masuki Tahap Akhir, Konstruksi Tol Cengkareng-Kunciran Tuntas Maret 2021

Berita
Restorative Justice Tata Ruang Diterapkan, Ahli: Berkaitan dengan Pemulihan

Restorative Justice Tata Ruang Diterapkan, Ahli: Berkaitan dengan Pemulihan

Kawasan Terpadu
[POPULER PROPERTI] Lintasan Balap MotoGP The Mandalika Mulai Diaspal

[POPULER PROPERTI] Lintasan Balap MotoGP The Mandalika Mulai Diaspal

Berita
Pemerintah Terapkan Restorative Justice bagi Pelanggar Tata Ruang, Apa Itu?

Pemerintah Terapkan Restorative Justice bagi Pelanggar Tata Ruang, Apa Itu?

Kawasan Terpadu
PPN Rumah Rp 2 Miliar-Rp 5 Miliar Didiskon Pemerintah 50 Persen

PPN Rumah Rp 2 Miliar-Rp 5 Miliar Didiskon Pemerintah 50 Persen

Berita
Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur Insentif Sektor Hotel, Kafe dan Restoran

Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur Insentif Sektor Hotel, Kafe dan Restoran

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X