Kompas.com - 24/05/2020, 07:00 WIB
Ilustrasi lantai SHUTTERSTOCKIlustrasi lantai

KOMPAS.com - Lantai merupakan salah satu pusat perhatian kala seseorang masuk ke dalam rumah. Kebersihan lantai rumah perlu menjadi perhatian, apalagi pada saat libur Idul Fitri.

Meski tahun ini Lebaran tidak dirayakan semeriah tahun-tahun sebelumnya, namun Anda tetap perlu menata rumah agar tetap menawan pada hari spesial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut laman The Spruce, lantai di area yang sering digunakan untuk beraktivitas seperti dapur, ruang makan, dan pintu masuk, harus selalu disapu setiap hari.

Bukan hanya disapu, lantai juga perlu dipel minimal seminggu sekali. Ketika mengepel lantai, jangan lupa gunakan dua buah ember. Satu ember digunakan untuk wadah air pencuci, dan satu lagi untuk membilas alat pel.

Tentu saja membersihkan lantai tidak sesederhana itu, setiap jenis lantai harus diperlakukan berbeda, berikut caranya:

Lantai kayu laminasi

Melansir laman Good Housekeeping, membersihkan lantai kayu laminasi cukup dengan disapu. Akan tetapi ada yang berbeda dengan menyapu lantai pada umumnya.

Anda perlu memerhatikan arah sapuannya. Menyapu lantai laminasi harus searah dengan tempat di mana kotoran atau debu lantai dikumpulkan.

Selain itu, apabila Anda menginginkan pembersihan lebiih lanjut, gunakan vacuum cleaner.

Alat ini mampu mengangkat debu dan partikel halus lebih efektif dibandingkan sapu.
Jangan lupa untuk memindah mode vacuum menjadi soft brush.

Bukan itu saja, dalam membersihkan lantai kayu laminasi, jangan gunakan cairan pembersih sembarangan.

Satu yang perlu diperhatikan adalah gunakan cairan khusus untuk membersihkan lantai laminasi.

Baca juga: Begini Siasat Lantai Kayu Tetap Terawat

Jika cairan pembersih ini susah ditemukan, Anda dapat menggantinya dengan campuran cuka dan air. Campuran ini juga bisa digunakan untuk menghilangkan bekas noda yang menempel pada lantai.

Jangan gunakan lilin, produk akrilik, atau pun pemutih agar tidak merusak lantai. Mengepel lantai juga perlu perhatian khusus.

Sebaiknya gunakan dua buah ember sebagai wadah air. Satu ember khusus untuk air kotor sisa pengepelan, sedangkan ember lain untuk air bersih.

Lalu usap permukaan lantai dengan kain microfiber yang memiliki serat lembut. Serat dalam kain ini mampu menyerap sisa air sehingga tidak meninggalkan jejak basah pada lantai.

Lantai keramik

Lantai dari ubin keramik membutuhkan perawatan paling minimal dibanding dengan jenis lantai lainnya.

Lantai keramik dapat dengan mudah dibersihkan. Anda bisa menggunakan larutan deterjen ringan atau cairan pembersih lantai yang dijual secara bebas di toko.

Namun ingat untuk menyapu lantai terlebih dahulu sebelum mengepelnya.

Lantai Vinyl

Vinyl merupakan jenis pelapis lantai yang terbuat dari vinyl, dan tersedia dalam jenis ubin (papan) atau lembaran.

Untuk membersihkan lantai vinyl, sapu lantai dengan sikat lembut lalu bersihkan dengan pel basah dan deterjen ringan. Setelah itu bilas lantai hingga bersih.

Lalu untuk menghilangkan bekas lecet, gunakan kain yang dicelupkan ke cairan pemutih lalu bilas.

Lantai kayu

Pindahkan beberapa furnitur di lantai kayu. Hati-hati dalam memindahkan furnitur agar lantai tidak tergores.

Untuk mengeser furnitur, gunakan alas lembut seperti lap atau handuk. Lalu letakan di bagian bawah furnitur saat hendak dipindahkan.

Bersihkan lantai kayu dengan sapu berbahan lembut. Anda juga bisa menggunakan lap kering. Jangan menggunakan lap basah karena akan meresap ke pori-pori lantai dan akan mengakibatkan kerusakan.

Baca juga: 5 Ide Desain Rumah dengan Lantai Kayu

Apabila ada tumpahan benda cair seperti minyak, tutup lantai kayu dengan kain yang sudah direndam dalam larutan pembersih kering (dry cleaning fluid). Lap dan bersihkan dengan deterjen.

Lalu jika tumpahan tersebut merupakan semir sepatu, segera seka permiukaan lantai dengan busa kawat atau semacam spons yang terbuat dari besi.

Sementara jika cairan tersebut merupakan urin dari hewan peliharaan, gunakan koran untuk menyerap cairan urin kemudian seka permukaannya dengan kain lembab dan panas serta tepung penggosok.

Untuk noda darah, hilangkan dengan air dingin. Jika terlalu kuat, gunakan campuran amonia dan air dingin.

Untuk noda pewarna, seka dengan menggunakan kain dan larutan pembersih berupa air dan pemutih dengan perbandingan 1:3. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.