Ekspatriat di Singapura Minta Harga Sewa Apartemen Diturunkan

Kompas.com - 11/05/2020, 17:36 WIB
Marina Bay yang biasanya ramai dipadati turis terlihat sepi, Sabtu sore (11/04/2020) di mana hanya terlihat segelintir warga yang sedang berlari atau bersepeda. Untuk melawan pandemi corona terutama kasus infeksi domestik yang melonjak, Singapura menerbitkan Undang-Undang yang melarang segala jenis perkumpulan atau nongkrong sekecil apapun baik di dalam rumah atau di tempat umum. KOMPAS.com/ ERICSSEN Marina Bay yang biasanya ramai dipadati turis terlihat sepi, Sabtu sore (11/04/2020) di mana hanya terlihat segelintir warga yang sedang berlari atau bersepeda. Untuk melawan pandemi corona terutama kasus infeksi domestik yang melonjak, Singapura menerbitkan Undang-Undang yang melarang segala jenis perkumpulan atau nongkrong sekecil apapun baik di dalam rumah atau di tempat umum.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ekspatriat di Singapura meminta keringanan harga sewa karena penghasilan bulanan mereka dipangkas akibat perusahaannya terdampak Covid-19.

Agen properti ERA Realty Clarence Foo mengungkapkan tujuh kasus permohonan keringanan sewa dalam sebulan terakhir, dan empat permohonan di antaranya telah dikabulkan. 

Salah satu permohonan keringanan sewa tersebut berasal dari seorang wanita Amerika yang mengirimkan pesan kepada Foo dan menjelaskan bahwa gajinya akan dipotong 20 persen pada 1 Mei hingga 31 Juli.

Dia menyewa apartemen satu kamar tidur di Tanjong Pagar dengan harga 2.400 dollar Singapura atau senilai Rp 25 juta per bulan.

Baca juga: Serapan Kondominium di Singapura Melonjak 72 Persen

Wanita Amerika tersebut kemudian memohon penurunan harga sewa sebesar 7 persen atau 250 dollar Singapura (Rp 2,6 juta) per bulan.

“Sekilas, itu tidak banyak. Tetapi pemangkasan gaji itu dilakukan lebih dari tiga bulan, Hal ini menjadi penghematan yang besar buatnya,” ujar Foo sebagaimana dikutip Kompas.com dari Businessmirror, Senin (11/5/2020).

Perekonomian Singapura tahun ini diprediksi akan semakin tertekan, seiring dengan kebijakan pemerintahnya memperpanjang masa lock down.

Dengan kondisi ini, akan ada banyak perusahaan yang memangkas biaya-biaya untuk  mempersiapkan diri menghadapi hal terburuk.

Namun, meskipun pemerintah telah meluncurkan sejumlah kebijakan khusus seperti insentif dan relaksasi, tetapi sebagian besar kebijakan tersebut hanya ditargetkan untuk warga Singapura.

Di sisi lain, Menteri Tenaga Kerja Singapura Josephine Teo mengatakan, April lalu pemerintah telah memberikan 7 miliar dollar Singapura ke perusahan-perusahaan untuk membantu membayar gaji 1,9 juta para pekerjanya.

Agen real estat lain yang berurusan dengan permintaan pengurangan sewa ekspatriat di Singapura adalah Lester Chen.

Lester Chen mengatakan, seorang ekspatriat yang tinggal di apartemen Sentosa Cove telah diberikan potongan sewa sebesar 20 persen.

"Kami bersedia untuk menutup sebelah mata, karena setidaknya kami masih dapat penghasilan daripada tidak sama sekali," jelas Chen.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tarif Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang Naik 17 Januari 2021

Tarif Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang Naik 17 Januari 2021

Berita
Intip, Strategi Adhi Commuter Properti Kejar Rp 1,3 Triliun di Tengah Pandemi

Intip, Strategi Adhi Commuter Properti Kejar Rp 1,3 Triliun di Tengah Pandemi

Berita
Sektor Properti Bangkit jika Pertumbuhan Ekonomi di Atas 4,8 Persen

Sektor Properti Bangkit jika Pertumbuhan Ekonomi di Atas 4,8 Persen

Berita
Terkendala Covid, Sertifikasi Tanah di Seluruh Indonesia Tak Penuhi Target

Terkendala Covid, Sertifikasi Tanah di Seluruh Indonesia Tak Penuhi Target

Berita
Tarif Tol JORR Naik hingga Rp 1.500, Minggu 17 Januari Resmi Berlaku

Tarif Tol JORR Naik hingga Rp 1.500, Minggu 17 Januari Resmi Berlaku

Berita
Ditjen Bina Marga Kirim Alat Berat, Buka Jalur Evakuasi Korban Gempa Majene

Ditjen Bina Marga Kirim Alat Berat, Buka Jalur Evakuasi Korban Gempa Majene

Berita
Tanggap Bencana Gempa Majene, Ditjen Cipta Karya Fasilitasi Air Bersih dan Toilet Umum

Tanggap Bencana Gempa Majene, Ditjen Cipta Karya Fasilitasi Air Bersih dan Toilet Umum

Berita
Tarif Baru Tol Cipularang dan Padaleunyi Berlaku 17 Januari, Ini Rinciannya

Tarif Baru Tol Cipularang dan Padaleunyi Berlaku 17 Januari, Ini Rinciannya

Berita
Siap-siap, Tarif Tol JORR-S dan Akses Tanjung Priok Juga Naik

Siap-siap, Tarif Tol JORR-S dan Akses Tanjung Priok Juga Naik

Berita
Jokowi Ungkap Alasan Kementerian PUPR Dapat Anggaran Terbesar Tahun 2021

Jokowi Ungkap Alasan Kementerian PUPR Dapat Anggaran Terbesar Tahun 2021

Berita
Menengok Rumah Ramah Lingkungan di Desa Terapung Amsterdam

Menengok Rumah Ramah Lingkungan di Desa Terapung Amsterdam

Arsitektur
Perkiraan Serapan Anggaran Kementerian PUPR Akhir Januari Rp 14,8 Triliun

Perkiraan Serapan Anggaran Kementerian PUPR Akhir Januari Rp 14,8 Triliun

Berita
Jumat Ini, 982 Paket Pekerjaan Infrastruktur Rp 12,5 Triliun Diteken

Jumat Ini, 982 Paket Pekerjaan Infrastruktur Rp 12,5 Triliun Diteken

Berita
[POPULER PROPERTI] Minggu 17 Januari, Tarif Integrasi Tol Japek dan Tol Layang Resmi Berlaku

[POPULER PROPERTI] Minggu 17 Januari, Tarif Integrasi Tol Japek dan Tol Layang Resmi Berlaku

Berita
Kantongi Rp 520 Miliar dalam 6 Bulan, Cipta Harmoni Rilis Klaster Kedua The Sanctuary Collection

Kantongi Rp 520 Miliar dalam 6 Bulan, Cipta Harmoni Rilis Klaster Kedua The Sanctuary Collection

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X