Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ekspatriat di Singapura Minta Harga Sewa Apartemen Diturunkan

Kompas.com, 11 Mei 2020, 17:36 WIB
Putri Zakia Salsabila ,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ekspatriat di Singapura meminta keringanan harga sewa karena penghasilan bulanan mereka dipangkas akibat perusahaannya terdampak Covid-19.

Agen properti ERA Realty Clarence Foo mengungkapkan tujuh kasus permohonan keringanan sewa dalam sebulan terakhir, dan empat permohonan di antaranya telah dikabulkan. 

Salah satu permohonan keringanan sewa tersebut berasal dari seorang wanita Amerika yang mengirimkan pesan kepada Foo dan menjelaskan bahwa gajinya akan dipotong 20 persen pada 1 Mei hingga 31 Juli.

Dia menyewa apartemen satu kamar tidur di Tanjong Pagar dengan harga 2.400 dollar Singapura atau senilai Rp 25 juta per bulan.

Baca juga: Serapan Kondominium di Singapura Melonjak 72 Persen

Wanita Amerika tersebut kemudian memohon penurunan harga sewa sebesar 7 persen atau 250 dollar Singapura (Rp 2,6 juta) per bulan.

“Sekilas, itu tidak banyak. Tetapi pemangkasan gaji itu dilakukan lebih dari tiga bulan, Hal ini menjadi penghematan yang besar buatnya,” ujar Foo sebagaimana dikutip Kompas.com dari Businessmirror, Senin (11/5/2020).

Perekonomian Singapura tahun ini diprediksi akan semakin tertekan, seiring dengan kebijakan pemerintahnya memperpanjang masa lock down.

Dengan kondisi ini, akan ada banyak perusahaan yang memangkas biaya-biaya untuk  mempersiapkan diri menghadapi hal terburuk.

Namun, meskipun pemerintah telah meluncurkan sejumlah kebijakan khusus seperti insentif dan relaksasi, tetapi sebagian besar kebijakan tersebut hanya ditargetkan untuk warga Singapura.

Di sisi lain, Menteri Tenaga Kerja Singapura Josephine Teo mengatakan, April lalu pemerintah telah memberikan 7 miliar dollar Singapura ke perusahan-perusahaan untuk membantu membayar gaji 1,9 juta para pekerjanya.

Agen real estat lain yang berurusan dengan permintaan pengurangan sewa ekspatriat di Singapura adalah Lester Chen.

Lester Chen mengatakan, seorang ekspatriat yang tinggal di apartemen Sentosa Cove telah diberikan potongan sewa sebesar 20 persen.

"Kami bersedia untuk menutup sebelah mata, karena setidaknya kami masih dapat penghasilan daripada tidak sama sekali," jelas Chen.

 

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau