Kamis Besok, Semua Moda Transportasi Kembali Beroperasi

Kompas.com - 06/05/2020, 12:39 WIB
Ilustrasi jalan tol: Kondisi jalan Tol Gempol-Pasuruan Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRIlustrasi jalan tol: Kondisi jalan Tol Gempol-Pasuruan

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, semua moda transportasi umum kembali beroperasi mulai besok, Kamis (7/5/2020).

Sebelumnya, moda transportasi umum sempat ditutup beroperasi karena adanya aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan larangan mudik Lebaran 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Intinya penjabaran, bukan relaksasi. Artinya, dimungkinkan semua moda transportasi seperti udara, darat, laut untuk kembali beroperasi dengan catatan harus menaati protokol kesehatan," terang Budi saat rapat dengan Komisi V DPR RI, Rabu (6/5/2020).

Adapun kriteria orang yang dibolehkan menggunakan transportasi umum tersebut yakni pekerja di bidang pelayanan pertahanan, keamanan, ketertiban umum, kesehatan, kebutuhan dasar, pendukung layanan dasar fungsi ekonomi, dan percepatan penanganan Covid-19.

Baca juga: Perlu Protokol Kesehatan Khusus bagi Sopir Angkutan Logistik

Kemudian, pasien yang membutuhkan penanganan medis Covid-19, kepentingan mendesak seperti keluarga yang meninggal dunia, serta pemulangan PMI, WNI, dan pelajar dari luar negeri dan pulang ke daerah asal.

Budi menegaskan, aturan tersebut merupakan penjabaran yang sebelumnya diatur pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Larangan Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Dia juga menekankan, moda transportasi yang dapat beroperasi kembali tersebut bukan digunakan untuk melakukan perjalanan mudik Lebaran 2020.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menambahkan, kebijakan pengoperasian moda transportasi kembali ini telah mempertimbangkan keberlanjutan perekonomian nasional, salah satunya logistik.

"Seperti yang Pak Budi katakan, logistik tetap berjalan. Tidak terganggu. Namun, saya tegaskan mudik tetap dilarang," pungkas Basuki.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.