Jembatan Samalera Ambles, BPJN Palu Lakukan Penanganan Darurat

Kompas.com - 05/05/2020, 23:30 WIB
Jaga Jalur Logistik Poso - Parigi, Kementerian PUPR Tangani Perbaikan Jembatan Samalera Yang Tergerus Banjir Dok. PUPRJaga Jalur Logistik Poso - Parigi, Kementerian PUPR Tangani Perbaikan Jembatan Samalera Yang Tergerus Banjir

JAKARTA, KOMPAS.com - Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XIV Palu Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan penanganan darurat Jembatan Samalera yang terletak di KM 180+120, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Jembatan tersebut rusak karena debit hujan yang cukup deras turun pada 1 Mei 2020 lalu.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XIV Palu Satryo Utomo mengatakan, hujan deras mengguyur Poso sejak pukul 20.00 WITA hingga pukul 01.00 WITA.

Karena durasi waktu hujan yang cukup lama, air di Sungai Samalera pun meluap dan menggerus pasangan batu oprit di sisi kanan jembatan Samalera.

Akibatnya, terjadi penurunan badan tanah hingga jalan ambles dan sempat memutus arus lalu litas dari kedua arah jalan.

Baca juga: 90 Proyek Jalan Nasional di NTT Dilengkapi Bilik Kesehatan

"Jalan yang ambles itu memutus arus lalu lintas dari kedua arah dari Kabupaten Parigi maupun dari Kabupaten Poso. Jembatan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun empat,” kata Satryo dalam siaran resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (5/5/2020).

Menurut Satryo, BPJN XIV Palu telah berupaya bertindak cepat. Kini jembatan tersebut sudah dapat dilalui oleh semua jenis kendaraan dari dua arah tersebut.

Untuk menanganinya, BPJN XIV Palu melakukan pemasangan rambu–rambu peringatan (police line), memasang bronjong pada area pasangan batu oprit yang tergerus, dan menimbun badan jalan yang ambles.

Sedangkan untuk penanganan jangka panjang, konstruksi permanen dilakukan dengan perbaikan pasangan batu pada oprit jembatan, dan pemasangan bronjong pada tepi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang tergerus sisi kanan arah Poso sepanjang 36 meter.

Tak hanya itu, BPJN XIV Palu juga melakukan penimbunan perlayer pada badan jalan, perbaikan pelat injak jembatan arah Poso, pelapisan pondasi agregat kelas A, dan pengaspalan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menginstruksikan seluruh Balai Kementerian PUPR di daerah-daerah selalu siap siaga terhadap bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu. 

"Terlebih saat Pandemi Covid-19, kondisi jalan dan jembatan harus terus kita jaga agar jalur logistik tidak terputus," kata Basuki.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X