Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/04/2020, 17:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Larangan kegiatan mudik Lebaran 2020 resmi dilaksanakan pada Jumat (24/4/2020).

Kepolisian dan Kementerian Perhubungan memberlakukan pengendalian transportasi selama masa larangan mudik di sejumlah jalan tol dalam koridor Tol Trans-Jawa.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari larangan mudik oleh Pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Larangan Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 tanggal 23 April 2020.

Baca juga: Izin Menteri Basuki Turun, Tol Layang Japek Resmi Ditutup Sementara

Berdasarkan aturan tersebut selama larangan mudik berlangsung, jalan tol hanya bisa dilalui kendaraan logistik.

Selain angkutan logistik, pengecualian diberikan untuk kendaraan dinas, kendaraan petugas, ambulans, dan pemadam kebakaran.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menuturkan, kendaraan pribadi dan angkutan penumpang yang nekat melintas akan dikeluarkan di gerbang tol terdekat.

Penyekatan tolDok. Jasa Marga Penyekatan tol
"Sementara itu, Jasa Marga menyiapkan dukungan berupa perambuan dan penempatan petugas untuk kanalisasi lajur menuju titik pengendalian transportasi," ucap Heru dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Jumat.

Untuk mendukung larangan mudik ini, terdapat titik-titik penyekatan di jalan Tol Trans-Jawa yang dioperasikan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yakni di:

  1. Jalan Tol Jakarta-Tangerang: Arah Banten dilakukan pengendalian kendaraan yang melintas di wilayah Bitung Km 26.
  2. Jalan Tol Jakarta-Cikampek: Untuk arah Cikampek dilakukan pengendalian kendaraan yang melintas di wilayah Cikarang Barat, tepatnya di Km 28. Kemudian ke arah Jakarta, titik penyekatan berada di wilayah Karawang Barat (Km 47).
  3. Jalan Tol Solo-Ngawi: Untuk arah Jawa Timur dilakukan pengendalian kendaraan yang melintas di wilayah Ngawi Km 579.

Heru mengimbau masyarakat agar menaati peraturan yang ditetapkan terkait larangan mudik ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+