[POPULER PROPERTI] Bisnis Hotel di Bali: Tutup atau Banting Harga

Kompas.com - 12/04/2020, 17:39 WIB
Kondisi Bandara Internasional Ngurah Rai pada Jumat (10/4/2020) malam. Terlihat sepi dan kosong dari kunjungan turis. Eri Wijaya KusumaKondisi Bandara Internasional Ngurah Rai pada Jumat (10/4/2020) malam. Terlihat sepi dan kosong dari kunjungan turis.

JAKARTA, KOMPAS.com - Meluasnya virus Corona membuat industri perhotelan mengalami pukulan telak, tak terkecuali hotel-hotel di Bali.

Pengelola hotel di Bali hanya memiliki dua pilihan; menutup operasionalnya atau menurunkan harga menjadi berita terpopuler di kanal Properti, Kompas.com, Minggu (12/4/2020).

Kemudian, aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mulai diberlakukan pada Jumat (10/4/2020) juga diterapkan di jalan tol.

Pengguna jalan tol yang melanggar aturan tersebut harus bersiap dikeluarkan di pintu tol terdekat.

Terakhir, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meluncurkan Layanan Tatap Muka (TTM).

Berikut ini berita selengkapnya:

Bisnis Hotel di Bali, Pilihannya Cuma Dua: Tutup atau Banting Harga

Bali memang mengandalkan bisnis dan industri pariwisata untuk menopang perekonomiannya.

Ketika Pandemi Covid-19 meluas, sektor ini pun limbung. Akibatnya, Bali kehilangan penopangnya.

Kunjungan turis China, anjlok drastis. Mengacu pada statistik Kantor Imigrasi Provinsi Bali, hanya 4.820 turis China yang mengunjungi Bali pada bulan Februari tahun ini, hilang 96 persen dibandingkan bulan Januari.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X