6 Kesalahan KCIC Bikin Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan Sementara

Kompas.com - 01/03/2020, 19:00 WIB
Kontraktor Kereta Cepat Jakarta Bandung membantu warga di sekitar KM 18 membersihkan lumpur sisa banjir. Dokumentasi KCICKontraktor Kereta Cepat Jakarta Bandung membantu warga di sekitar KM 18 membersihkan lumpur sisa banjir.

JAKARTA, KOMPAS.com -  Komite Keselamatan Konstruksi ( Komite K2) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara resmi menghentikan sementara kegiatan proyek high speed railway  atau  Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

Penghentian sementara kegiatan pembangunan proyek KCJB yang dikerjakan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China ( KCIC) berlaku selama 14 hari keja efektif mulai Senin (2/3/2020) besok.

Ketua Komite K2 yang juga Plt Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga menegaskan hal tersebut kepada Kompas.com, Minggu (1/3/2020).

Baca juga: Dituding Bikin Banjir, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Disetop Mulai Senin Besok

"Betul penghentian sementara selama 14 hari kerja efektif. Akan kami evaluasi mulai Senin besok 2 Maret," jelas Danis.

Komite K2 telah melayangkan surat penghentian sementara kegiatan proyek KCJB dengan Nomor 13 K.03.03-Komite K2/23.

Surat bertanggal 27 Februari 2020 itu diterima manajemen PT KCIC pada Jumat 29 Februari 2020. 

Komite K2 memutuskan untuk menghentikan segala kegiatan konstruksi KCJB dengan sejumlah pertimbangan. 

Satu di antaranya adalah banjir dan macet di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Purbaleunyi sebagai dampak dari kegiatan konstruksi KCJB.

Dalam surat tersebut, Komite K2 menilai PT KCIC sebagai pengembang KCJB telah melakukan enam kesalahan terkait lingkungan, pengguna jalan, sistem drainase, dan keselamatan kesehatan kerja (K3).

Baca juga: KCIC Buka 2.400 Lowongan Kerja untuk Kereta Cepat Jakarta Bandung

Berikut penilaian Komite K2 terhadap PT KCIC atas proyek KCJB:

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X