Tekan Kecelakaan Jalan Tol, Kampanye SETUJU Makin Intensif Tahun 2020

Kompas.com - 24/02/2020, 15:21 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol Brebes Timur, Jawa Tengah, Sabtu (2/6/2018). Perawatan dilakukan guna persiapan arus mudik 2018. Ruas Tol Pejagan-Pemalang seksi II dan IV (Brebes Timur-Pemalang) siap diujicoba beroperasi sehingga dapat digunakan pada arus mudik lebaran 2018. MAULANA MAHARDHIKASejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol Brebes Timur, Jawa Tengah, Sabtu (2/6/2018). Perawatan dilakukan guna persiapan arus mudik 2018. Ruas Tol Pejagan-Pemalang seksi II dan IV (Brebes Timur-Pemalang) siap diujicoba beroperasi sehingga dapat digunakan pada arus mudik lebaran 2018.

CIREBON, KOMPAS.com - Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Kementerian PUPR Agita Widjajanto menyampaikan sepanjang tahun 2020 akan diberlakukan kampanye Selamat Sampai Tujuan (SETUJU) terkait fenomena Over Load Over Dimension (ODOL).

“Kami sepanjang tahun 2020 akan melakukan (kampanye SETUJU), karena kami sudah berkomitmen tahun 2019 lalu ingin menertibkan jalan,” kata Agita saat sosialisasi aksi keselamatan jalan tol SETUJU di Tol Kanci-Pejagan, Senin (24/2/2020).

Menurut Agita, nomenklatur SETUJU akan terus digaungkan selama setahun ke depan mengingat fenomena ODOL ini telah menyumbang kecelakaan terbanyak di jalan tol.

Baca juga: Indonesia Darurat ODOL

Senada dengan Agita, Kasubdit Pengawalan dan Patroli Jalan Raya Korlantas Polri Kombes Pol Bambang Sentot Widodo mengatakan fenomena ODOL tersebut menyumbang kecelakaan di jalan tol sebanyak 60 persen.

Kampanye SETUJU ini mengangkat 5 poin utama yaitu SETUJU bahwa keselamatan adalah nomor satu.

SETUJU untuk turunkan fatalitas kecelakaan di jalan tol, SETUJU tertib kecepatan di jalan tol, SETUJU berkendara di jalan tol dan SETUJU untuk tertib Over Dimensi Menuju Zero Overload di Jalan Tol.

Diharapkan dengan tertibnya pengguna jalan tol mematuhi 5 poin tersebut, angka kecelakaan dan fatalitas di jalan tol dapat ditekan.

Demikian halnya dengan kerusakan jalan akibat over load dan persentase kecelakaan akibat kerusakan jalan juga semakin berkurang.

Sebelumnya diberitakan penandatangan nota kesepahaman terkait fenomena ODOL ini telah dilakukan pada 12 November 2019 lalu.

Penandatanganan tersebut dilakukan Kepala BPJT Danang Parikesit, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Refdi Andri, dan Sekjen Asosiasi Tol Indonesia (ATI) Kris Ade Sudiono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X