14 Debitur Terima Subsidi FLPP Rp 1,372 Miliar dari SiKasep

Kompas.com - 29/01/2020, 20:30 WIB
Sebanyak 14 debitur masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) telah menerima subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) senilai Rp 1,372 miliar, Rabu (29/1/2020). Dokumentasi PPDPP Kementerian PUPRSebanyak 14 debitur masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) telah menerima subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) senilai Rp 1,372 miliar, Rabu (29/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak diluncurkan pada 19 Desember 2019, aplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep) telah mencatat 14 debitur penerima manfaat subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Subsidi FLPP untuk 14 debitur dengan kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tersebut senilai Rp 1,372 miliar, tersebut disalurkan melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jateng.

Adapun perumahan yang dipilih debitur, menurut Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin, tersebar di beberapa lokasi.

Baca juga: Dengan SiKasep, Pemerintah Jamin Tak Ada Lagi Konsumen Tertipu Pengembang Bodong

Rinciannya, Permata Karang Duren (2 unit) oleh PT Graha Dinini Jati Mandiri, Griya Salakbrojo (5 unit) oleh PT Tanza Ayogi Perkasa, dan  Pondok Pesona (1 unit) oleh PT Kejar Usaha Induk.

Kemudian Harmoni Terra Lestari (1 unit) oleh PT Indonesia Djaya Beramah, dan Perumahan Alfa Residence 3 (5 unit) oleh PT Dwi Perkasa Utama.

Arief menuturkan, hingga 29 Januari 2020 pukul 12.23 WIB, PPDPP mencatat 55.137 calon debitur yang sudah mengakses SiKasep.

Sebanyak 20.695 calon debitur di antaranya belum mengajukan subsidi checking, dan 26.740 calon debitur telah lolos subsidi checking.

Sementara 1.621 calon debitur tidak lolos subsidi checking, dan 5.509 calon debitur dalam proses verifikasi bank, serta kembali terdapat 13 calon debitur dalam proses mengajukan dana FLPP.

Baca juga: Marak Rumah Syariah Bodong, Basuki Dorong Pengembang Daftar Sireng

“Aplikasi SiKasep ini hadir untuk memudahkan MBR dalam memenuhi kebutuhan rumahnya. Jadi bukan menyulitkan. Dari rumah masyarakat bisa langsung mengakses dan menemukan rumah yang diinginkan dan pengembang bisa mengurangi biaya pemasarannya,” tutur Arief dalam keterangannya kepada Kompas.com, Rabu (29/1/2020).

Dalam pelaksanaannya, SiKasep memiliki sejumlah pintu yang dapat diakses langsung oleh MBR, dan oleh pengembang lewat Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Berita
Rencana Perdamaian PKPU Sentul City Disahkan, Konsumen Ajukan Peninjauan Kembali

Rencana Perdamaian PKPU Sentul City Disahkan, Konsumen Ajukan Peninjauan Kembali

Berita
Sungai Deli Penuh Sampah, Bobby Nasution: Jadi Perhatian, Harus Bersih

Sungai Deli Penuh Sampah, Bobby Nasution: Jadi Perhatian, Harus Bersih

Kawasan Terpadu
Masih Uji Coba, E-Parking Sudah Setor Rp 10 Juta ke Kas Pemkot Medan

Masih Uji Coba, E-Parking Sudah Setor Rp 10 Juta ke Kas Pemkot Medan

Kawasan Terpadu
Bakal Divestasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Bidik Rp 1,5 Triliun hingga Rp 3 Triliun

Bakal Divestasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Bidik Rp 1,5 Triliun hingga Rp 3 Triliun

Berita
Enam Hal yang Wajib Diketahui untuk Membangun Pondasi Rumah

Enam Hal yang Wajib Diketahui untuk Membangun Pondasi Rumah

Konstruksi
Kuartal I Tahun 2021, Program Sejuta Rumah Capai 164.071 Unit

Kuartal I Tahun 2021, Program Sejuta Rumah Capai 164.071 Unit

Perumahan
'Seluruh Bangunan di Kawasan Heritage Harus Mengikuti Regulasi Cagar Budaya'

"Seluruh Bangunan di Kawasan Heritage Harus Mengikuti Regulasi Cagar Budaya"

Kawasan Terpadu
Tips Inspirasi Ruangan Nyaman dari IKEA Kota Baru Parahyangan

Tips Inspirasi Ruangan Nyaman dari IKEA Kota Baru Parahyangan

Tips
BPN Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pusat Pendidikan Pelatihan Propam Polri

BPN Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pusat Pendidikan Pelatihan Propam Polri

Berita
Gandeng Moie, Fairpoint Hadirkan Apartemen Rp 30 Miliar

Gandeng Moie, Fairpoint Hadirkan Apartemen Rp 30 Miliar

Apartemen
1.000 Rumah Tak Layak Huni di Kendal Siap Diperbaiki

1.000 Rumah Tak Layak Huni di Kendal Siap Diperbaiki

Perumahan
Fokus Tangani Covid-19, Waskita Bantah Ada Kenaikan Gaji Karyawan

Fokus Tangani Covid-19, Waskita Bantah Ada Kenaikan Gaji Karyawan

Berita
Gubernur NTT: Konstruksi Bangunan Harus Tahan Gempa dan Bencana

Gubernur NTT: Konstruksi Bangunan Harus Tahan Gempa dan Bencana

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Kecuali Cijago, Tol JORR II Bakal Tersambung Akhir 2021

[POPULER PROPERTI] Kecuali Cijago, Tol JORR II Bakal Tersambung Akhir 2021

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X