Marak Rumah Syariah Bodong, Basuki Dorong Pengembang Daftar Sireng

Kompas.com - 09/01/2020, 21:30 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjawab wartawan saat meninjau lokasi longsor di Kecamatan Sukmajaya, Bogor, Jabar, Minggu (5/1). BKP Kementerian PUPRMenteri PUPR Basuki Hadimuljono menjawab wartawan saat meninjau lokasi longsor di Kecamatan Sukmajaya, Bogor, Jabar, Minggu (5/1).

Ketika keahlian ketiganya tidak dimiliki oleh pengembang, maka berpeluang besar mengalami kerugian karena salah perhitungan.

"Jadi, kasus penipuan tidak hanya mengatasnamakan perumahan syariah, yang tidak mengatasnamakan perumahaan syariah pun ada. Ujung-ujungnya masyarakat yang dirugikan," kata Arief kepada Kompas.com.

Selama ini, kasus seperti itu terjadi karena salah perhitungan dari tiga persyaratan di atas serta kemampuan pengembang dalam mengelola usaha, yang di dalamnya terdapat unsur ketidakpastian.

Untuk itu, Arief mengimbau masyarakat, agar memanfaatkan KPR Syariah yang disalurkan oleh Bank-Bank Syariah. 

LPDPP menurut Arief telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Operasional dengan 37 bank pelaksana pada Desember 2019 lalu.

Dari total bank yang ikut serta, sebanyak 15 di antaranya merupakan bank syariah. Mereka yang terdaftar antara lain Bank BTN Syariah, Bank BNI Syariah, Bank BJB Syariah, Bank Sumut Syariah, Bank Jambi Syariah, Bank NTB Syariah.

Kemudian Bank Sulselbar Syariah, Bank Sumsel Babel Syariah, Bank Jatim Syariah, Bank Aceh Syariah, Bank Nagari Syariah, Bank Kalsel Syariah, Bank Riau Kepri Syariah, dan Bank Jateng Syariah.

Kerja sama dengan bank syariah dilakukan untuk memberi alternatif pilihan pembiayaan perumahan bagi masyarakat. Skema pembiayaan syariah disediakan melalui bank pelaksana.

Pengembang hanya bertugas memastikan rumah yang dibangun sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah sesuai dengan Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor 403 Tahun 2002 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat (Rs Sehat).

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X