Lagi Kecelakaan di Tol Cipali, Pengelola Ingatkan Adab Berkendara

Kompas.com - 07/01/2020, 19:53 WIB
Indeks Kecelakaan Tol Cipali KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoIndeks Kecelakaan Tol Cipali

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun 2020 baru berjalan 7 hari, namun kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Tol Cikopo-Palimanan ( Cipali).

Kali ini melibatkan dua kendaraan truk Mitsubishi Colt Diesel dengan Nomor Polisi E9244PC yang bermuatan beras, dan bus Pahala Kencana dengan Nomor Polisi B7189IS.

Menurut General Manager Astra Toll Cikopo-Palimanan Suyitno, bus menyalip menggunakan bahu luar dengan kecepatan tinggi sehingga tak terkendali.

"Akibatnya, bus tersebut menabrak bagian belakang truk yang berada di lajur 1. Posisi akhir truk terbalik," kata Suyitno dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (7/1/2020).

Baca juga: 84,5 Persen Kecelakaan di Tol Cipali Disebabkan Faktor Manusia

Kecelakaan perdana tahun 2020 ini menelan korban dua orang meninggal dunia, 1 luka berat, dan 2 luka ringan.

Terkait kecelakaan tersebut, Suyitno kembali mengingatkan pengguna jalan tol untuk memperhatikan adab berkendara.

Di antaranya mengendalikan kecepatan kendaraan sesuai peraturan di jalan tol yakni minimal 60 kilometer per jam, dan maksimal 100 kilometer per jam.

Selalu menggunakan jalur kanan untuk mendahului, dan tidak menggunakan bahu jalan.

Kemudian, pengendara juga harus senantiasa menjaga jarak kendaraan minimal 100 meter. 

"Jangan lupa memanfaatkan rest area  jika kondisi pengendara sudah dalam keadaan lelah atau mengantuk," kata Suyitno.

Baca juga: Hari Ini, Tarif Baru Tol Cipali dan Surabaya-Mojokerto Mulai Berlaku

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X