Kisah Pelaku Pertama Bisnis Wisata di Surga Dunia Bernama Maladewa

Kompas.com - 15/12/2019, 15:00 WIB
Warga Maladewa menarikan Bodu Beru saat Hari Raya Idul Fitri http://www.maldivesisles.comWarga Maladewa menarikan Bodu Beru saat Hari Raya Idul Fitri

Naasnya, kapal yang digunakan untuk melarikan diri itu membawa perlengkapan dapur milik resor Petre.

"Empat bulan pertama kami memiliki dapur sementara dan piring sementara," tutur Petre.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain suasana politik yang memanas, masyarakat lokal saat itu belum terlalu terbuka.

Menurutnya, kala itu belum banyak perempuan lokal yang mau bekerja di resor. Padahal, dia membutuhkan banyak pekerja perempuan.

Alhasil, Petre pun lalu membawa keluarga dan anak perempuan Kuredu serta membangun fasilitas khusus bagi mereka.

Baca juga: Dari Maladewa, Turis China Berpaling ke Indonesia

Para perempuan tersebut kemudian dididik di bidang perhotelan untuk mengembangkan resor.

"Dari dasarnya memiliki nol perempuan di tenaga kerja perhotelan, hari ini di mana-mana ada perempuan lokal," kata Petre.

Dia menambahkan, pada tahun pertama beroperasinya, Kuredu hanya memiliki tamu dari negara-negara Skandinavia selama dua tahun.

Jumlah ini bertambah dengan kehadiran turis dari negara-negara lain seperti Jerman dan Inggris, dan lebih dari 150 negara saat ini.

Pertumbuhan resornya kian pesat. Saat Kuredu dibangun, Petre bermitra dengan warga setempat dan mendirikan perusahaan Crown & Champa Resorts.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.