Dubes RI Dorong Pengusaha Manfaatkan "Market Place" Alibaba

Kompas.com - 14/11/2019, 13:34 WIB
Suasana di Xixi Campus Alibaba selama penyelenggaraan Global Shopping Festival 11.11 tahun 2019 di Hangzhou, China. Kompas.com/HildaAlexanderSuasana di Xixi Campus Alibaba selama penyelenggaraan Global Shopping Festival 11.11 tahun 2019 di Hangzhou, China.

Sementara untuk produk furnitur, ada banyak investor China yang akan membuka pabriknya di Jepara, Jawa Tengah.

Sedangkan rancangan besar terkait investasi lainnya adalah pembentukan Sister Industrial Park Free Trade Zone dengan Fuzhou.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan neraca perdagangan RI-China yang sekarang masih berkutat di angka 72,6 miliar dollar AS

Djauhari optimistis, volume perdagangan terus meningkat karena hubungan diplomasi dengan China merupakan hubungan strategis komprehensif.

"Ada perlakuan istimewa yang menguntungkan kedua belah pihak," imbuh Djauhari.

Dengan demikian, tak mustahil pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan mencapai 6 persen pada 2030 mendatang akan tercapai.

Optimisme ini diperkuat akselerasi pertumbuhan ekonomi yang didorong peningkatan volume ekspor, peningkatan investasi, peningkatan ekonomi pariwisata, dan ekonomi digital.

Baca juga: Rahasia Sukses Intime Mall Integrasikan Belanja Offline dan Online

Khusus ekonomi digital, Indonesia berkontribusi sekitar 120 miliar dollar AS hingga 132 miliar dollar AS.

Rinciannya, 4 decacorn dengan total valuasi lebih dari 40 miliar dollar AS, dan 8 unicorn  dengan total nilai 8 miliar dollar AS, serta 4 perusahaan yang siap jadi unicorn  baru pada 2020 dengan total 4 miliar dollar AS.

Jika pada 2025 mendatang Indonesia memiliki 10 perusahaan dengan valuasi 100 miliar dollar AS, maka target pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen akan tercapai.

"Kalau empat ini bisa diakselerasi kita bisa mencapai 2030," cetus dia.

Tahun depan, dalam rangka perayaaan diplomasi Indonesia-China ke-70 tahun, sebanyak 10 sampai 15 perusahaan start up Indonesia akan melakukan road show  ke kota-kota dengan spesialisasi ekonomi digital.

Mereka akan menemui Net Dragon, game developer, di Fuzhou, WeChat di Shenzhen, Fintech Center di Chengdu, dan Big Data Center di Guiyang.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X