Dubes RI Dorong Pengusaha Manfaatkan "Market Place" Alibaba

Kompas.com - 14/11/2019, 13:34 WIB
Xixi Campus Alibaba Group, Hangzhou, China. Alibaba GroupXixi Campus Alibaba Group, Hangzhou, China.

Hasilnya, Indonesia berhasil meyakinkan Alibaba untuk memperkenalkan lima produk di Tmall, salah satu market place Alibaba, dengan nama khusus Tmall Indonesia Pavilion.

Pavilion ini dibuka untuk lima merek yang dipilih pemerintah Indonesia agar dipromosikan khusus di Global Shopping Festival 11.11 tahun 2018.

Baca juga: Luar Biasa, Alibaba Raup Penjualan Rp 538,5 Triliun Hanya Sehari!

Kelima produk tersebut adalah Kopi Kapal Api (Luwak Drip), Biskuit Recheese (Nabati), Papatonk Prawn Crackers (krupuk udang), Indomie, dan yang Tyty Sarang Burung Walet.

Ekonomi digital

Saat ini, menurut Djauhari, Indonesia tengah melakukan negosiasi dengan Bea Cukai China terkait produk sarang burung walet. 

Terdapat 21 eksportir Indonesia yang terlibat, enam di antaranya akan masuk pasar China dalam waktu dekat, dan 14 eksportir masih melakukan survei. 

Sarang burung walet sangat dibutuhkan China. Bahkan, 72 persen dari seluruh produk yang beredar seperti mie instan, kue keranjang, dan kosmetik, sekadar menyebut contoh, menggunakan sarang burung walet sebagai bahan bakunya.

"Jika ini berhasil, akan menyusul produk lainnya," sebut dia.

Selain itu, pihaknya juga tengah merundingkan beberapa protokol pertanian untuk buah-buahan tropis, perikanan, dan energi terbarukan.

Yang sedang dalam proses adalah investasi baterai komponen alat-alat elektronik. Indonesia masih kalah dari Malaysia yang telah mengekspor 33 miliar dollar AS.

"Kita cuma 3 miliar dollar AS, ini yang terus kita dorong," sebut Djauhari.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X