Imbas Aksi Protes, Banyak Proyek Properti di Hong Kong Tertunda

Kompas.com - 13/08/2019, 08:43 WIB
Seorang pengunjuk rasa anti rancangan undang-undang ekstradisi melempar gas air mata saat berunjuk rasa di Tsim Sha Tsui di Hong Kong, China, Minggu (11/8/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/ISSEI KATOSeorang pengunjuk rasa anti rancangan undang-undang ekstradisi melempar gas air mata saat berunjuk rasa di Tsim Sha Tsui di Hong Kong, China, Minggu (11/8/2019).

Tercatat, sepanjang periode tersebut hanya ada 1.111 transaksi. Selain itu, lebih dari 4.000 flat di 11 proyek yang belum selesai namun telah disetujui untuk pra-penjualan, belum dipasarkan.

Penundaan Proyek

Bahkan hal ini membuat pengembang properti residensial di Hong Kong menunda penjualan mega-proyeknya.

Dua pengembang besar seperti Sun Hung Kai Properties (SHKP) dan MTR Corporation rencananya akan menawarkan 1.172 flat di Cullinan West III di atas stasiun kereta bawah tanah Nam Cheong.

Proyek pengembangan ini pada awalnya dijadwalkan rampung akhir tahun 2019 dan akan diluncurkan pada Agustus. Namun hingga saat ini SHKP dan MTR belum mengungkapkan kapan mereka akan merilis proyek tersebut.

"Kami bermakasud akan menjual unit ketika (proyek) itu akan selesai," ujar Direktur Properti MTR, David Tang.

Meski demikian, Cullinan West III bukanlah satu-satunya proyek yang mengalami penundaan, secara total terdapat 10.000 stok unit rumah yang telah selesai namun belum terjual.

Angka ini mencapai titik tertinggi selama dekade ini.

MTR yang juga merupakan pengembang pelat merah di Hong Kong pun juga bersikap hati-hati serta akan melepaskan proyek ketika kondisi pasar telah optimal.

Pertaruhan Stabilitas Ekonomi

Selain sektor properti, pariwisata di Hong Kong juga mengalami penurunan.

CEO Hongkong dan Shanghai Hotel, Clement Kwok King-man mengatakan, kondisi ini akan membuat stabilitas ekonomi di wilayah tersebut dipertaruhkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X