Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Resmi Dibuka, Patra Cirebon Hotel Dilengkapi Kamar untuk Difabel

Kompas.com - 29/07/2019, 21:45 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

CIREBON, KOMPAS.com - Patra Cirebon Hotel & Convention secara resmi dibuka pada Senin (29/7/2019) melalui serangkaian seremoni meriah yang dihadiri komisaris dan jajaran direksi PT Patra Jasa, Plt Bupati Cirebon Imron Rosyadi, dan perwakilan Kraton Kasepuhan, Kraton Kanoman, dan Kraton Kacirebonan.

Direktur Utama PT Patra Jasa Hari T Wibowo mengatakan, pembukaan Patra Cirebon Hotel & Convention merupakan salah satu bukti komitmen perusahaan dalam mengembangkan aset sekaligus mendukung industri pariwisata.

“Lokasi hotel kami sangat strategis, di Jl Tuparev yang merupakan CBD-nya Cirebon. Dekat tol menuju bandara Kertajati, serta tersedia berbagai pilihan wisata kuliner, wisata budaya, wisata batik, wisata religi dan tempat menarik lainnya," jelas Hari kepada Kompas.com.

Semula, Patra Cirebon Hotel & Convention memiliki konsep cottages dengan total 54 kamar. Lalu pada tahun 2017, Patra Jasa membangun ulang menjadi salah satu hotel bintang 4 yang terintegrasi dengan fasilitas lainnya di kawasan Patra Park seluas 5 hektar.

Baca juga: Patra Jasa Kembangkan Dua Kawasan Prestisius Rp 11 Triliun

Menurut Direktur Operasional Patra Jasa Ferry Febrianto, Patra Cirebon Hotel & Convention memiliki 169 kamar dengan tarif di atas rata-rata hotel bintang 4 lainnya yakni sekitar Rp 1 juta per malam.

Tipe kamar Patra Cirebon Hotel and ConventionKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Tipe kamar Patra Cirebon Hotel and Convention
"Kami mengutamakan kualitas pelayanan dan kenyamanan tamu, ada konsep value for money di sini. Tamu mendapatkan lebih dari apa yang mereka bisa dapatkan," imbuh Ferry.

Menariknya, satu di antara 169 kamar merupakan kamar yang didedikasikan khusus untuk penyandang disabilitas dengan luas 34 meter persegi.

Kekhususan kamar untuk kaum difabel ini adalah ukuran pintu masuk, kamar mandi, dan tempat tidur yang lebih luas dibanding dimensi normal.

Hal ini dirancang untuk memudahkan tamu difabel dalam melakukan aktivitasnya mulai dari mandi, sarapan, hingga istirahat.

Patra Cirebon Hotel & Convention dilengkapi 6 ruang meeting, infinity swimming pool di lantai 12, dan ballroom dengan kapasitas 800 pax.

"Dalam satu tahun pertama beroperasi, kami menargetkan tingkat okupansi 50 persen hingga 60 persen, untuk kemudian tumbuh menjadi rata-rata maksimal 70 persen hingga 80 persen," ungkap Ferry.

Mixed use Rp 1,5 Triliun

Patra Cirebon Hotel & Convention dikembangkan dengan konsep mixed use development dalam tiga tahap dengan total nilai investasi sebesar Rp 1,5 triliun.

Tipe kamar Patra Cirebon Hotel and ConventionKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Tipe kamar Patra Cirebon Hotel and Convention
Tahap pertama terdiri atas hotel dan 56 unit ruko sebagai fasilitas komersial yang bisa dimanfaatkan para pebisnis kuliner, kerajinan batik, dan ekonomi kreatif dan bisnis digital di seputar Cirebon.

Baca juga: Proyek Jumbo E-Polis Jakarta Dirancang Arsitek Dunia

Sejumlah Rp 300 miliar telah dikucurkan untuk merealisasikan pengembangan tahap pertama ini.

Menyusul kemudian pengembangan tahap kedua yang didesain mengikuti perkembangan dan dinamika pasar Cirebon.

"Tahap kedua ini akan dibangun masjid besar, dan Water theme park bertaraf internasional. Dikelola oleh manajemen internasional dan standar keamanannya pun internasional. Jadi bukan sembarang wahana air," imbuh Ferry. 

Tahap akhir adalah apartemen yang merupakan upaya Patra Jasa mengakomodasi kebutuhan pasar yang ingin hidup serba praktis dengan fasilitas lengkap dan terintegrasi kawasan bisnis dan komersial.

Diakui Hari, Cirebon merupakan salah satu kota destinasi yang tumbuh dan berkembang pesat, terlebih dengan hadirnya infrastruktur Tol Trans Jawa.

Mengingat lokasinya yang strategis, Cirebon sering dijadikan destinasi bagi wisatawan yang ingin menikmati kuliner maupun berbelanja batik.

"Dengan berdirinya Patra Cirebon Hotel & Convention, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Cirebon serta membantu peningkatkan perekonomian daerah setempat, salah satunya melalui sektor pariwisata,” tambah Hari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com