Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/07/2019, 13:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani menilai, penerapan sistem satu arah atau one way saat musim mudik dan balik Lebaran 2019 sudah cukup ampuh dalam mengurangi tingkat kemacetan.

Oleh karena itu, bila pemerintah berwacana menutup sementara toko ritel di rest area agar kemacetan yang terjadi, khususnya di sekitar pintu masuk dapat berkurang, hal itu perlu dikaji secara matang.

"One way ini (rest area) kiri dan kanan dipakai," kata Desi menjawab Kompas.com, Rabu (24/7/2019).

Ia menggambarkan, sebelum one way berlaku, tingat V/C ratio di rest area mencapai 1,5 kali. Artinya, volume kendaraan yang masuk 1,5 kali lipat kapasitas kendaraan yang dapat ditampung di rest area tersebut.

Baca juga: Jasa Marga Pertanyakan Penutupan Sementara Toko Ritel di Rest Area

"Saat one way diterapkan, tidak hanya memperbaiki traffic dengan menjadi lebih lancar. V/C ratio pun hanya 0,7, artinya volumenya hanya 70 persen dari kapasitas," ungkapnya.

Desi menambahkan, pemerintah perlu mempertimbangkan aspek sosial yakni pemenuhan kebutuhan masyarakat ketika beristirahat di rest area.

Menurut dia, wacana penutupan ini tidak akan memiliki pengaruh besar terhadap aspek pendapatan pengelola jalan tol.

Namun, masyarakat tentu akan kesulitan bila hendak mencari barang kebutuhan mereka, ketika toko ritel tersebut tutup.

"Yang jelas masyarakat gimana? Kalau untuk bisnis jalan tol, rest area itu hanya kewajiban, tidak memberikan kontribusi besar," cetus Desi.

Baca juga: Uji Coba Penutupan Sementara Ritel di Rest Area Saat Natal-Tahun Baru

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengusulkan pentupan toko ritel di rest area pada saat musim mudik dan balik Lebaran 2020.

Hal itu dilakukan untuk memperlancar pergerakan pemudik. Di samping, usulan untuk memperlebar akses masuk menuju rest area itu sendiri.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menyatakan, uji coba penutupan toko ritel ini akan dilaksanakan pada tahun ini, tepatnya saat musim mudik dan balik Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+