Kedelapan, PT MSJ selaku pemilik proyek, PT PP selaku kontraktor pelaksana, dan PT Indec selaku konsultan pelaksana, harus memperbaiki prosedur izin kerja (work permit), JSA dimasukkan di bagian dalam lampiran dan harus disetujui oleh seluruh pihak.
Sembilan, perkuatan pengawasan untuk pekerjaan dengan risiko tinggi, tidak hanya bersifat administratif untuk penertiban SOP dan petunjuk teknis pelaksanaan saja, tetapi melakukan pengawasan yang ketat di lapangan.
"Kalau dilihat dari pengawasan administrasi di lapangan ini bagus sekali, tetapi dalam pelaksanaannya lemah," ungkap Syarif.
Terakhir, pekerjaan baru dapat dilanjutkan, setelah seluruh permintaan Komite K2 dilengkapi atau diperbaiki kembali.
"Seperti desainnya, gambarnya, RK3-nya, JSA-nya, serta SOP pengendalian pengawasan di lakukan oleh kontraktor dan konsultan sudah diterima Komite dan direkomendasikan untuk dapat dilanjutkan oleh Komite K2 bahkan kami minta juga KKJTJ (memberikan rekomendasi)," pungkas Syarif.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.