4 Fakta di Balik Turunnya Kejayaan ITC

Kompas.com - 05/07/2019, 06:03 WIB
Suasana ITC Kuningan Jakarta, Kamis (4/7/2019). DOKUMENTASI SINARMAS LANDSuasana ITC Kuningan Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alexander Stefanus Ridwan mengatakan, mayoritas pusat perbelanjaan tersebut berkonsep trade center dan merupakan bangunan strata title.

Baca juga: Ini Penyebab Turunnya Kejayaan ITC (II)

Artinya, setiap kios bisa dimiliki oleh perorangan maupun kelompok. Stefanus mengatakan, dalam satu pusat perbelanjaan, terdapat ribuan pedagang.

2. Pengelola dan pemilik kios tidak bisa menyatukan pendapat

Selain karena kepemilikan ada pada perorangan, trade center tidak bisa menjamin konsep community mall atau apapun yang bisa diimplementasikan dengan baik.

Hal ini kemudian yang menyebabkan pengelola dan atau pengembang kesulitan untuk menyatukan pendapat seluruh pemilik kios.

"Jadi enggak bisa diatur seperti mal sewa. Kalau mal sewa kan, saya mau ubah seperti ini misalnya penyewa mau enggak mau harus mengikuti. Kalau trade center, semau pemilik kios," kata Stefanus kepada Kompas.com, Rabu (3/7/2019).

3. Kurang inovasi

Bisnis ritel memerlukan inovasi. Lesunya penjualan, menurut Stefanus, karena pengelola dan pedagang juga sulit untuk mengambil keputusan bersama.

Baca juga: Bukan Belanja Online, Peritel Beken Tutup Lapak karena Alasan Ini...

Oleh karena itu, ia berpendapat, untuk menaikkan kembali pamor trade center, para pemilik kios maupun penelola harus menyatukan visi.

4. Tidak mau berubah

Pada era digital seperti ini, peritel juga harus mengikuti perkembangan zaman. Stefanus mengatakan, salah satu caranya adalah dengan menerapkan omnichannel.

Penerapan ini membuat pelanggan dapat menggunakan lebih dari satu channel penjualan seperti toko fisik, e-commerce, serta jual-beli via mobile.

Tak hanya itu, pengelola dan pemilik kios juga perlu mengikuti selera pasar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X