29 Tahun Tragedi Terowongan Mina, Ini Sejarah Konstruksinya

Kompas.com - 02/07/2019, 13:07 WIB
Para jemaah haji berjalan dan berdoa di Gunung Arafah, yang juga dikenal sebagai Jabal Rahmah, sebelah tenggara kota suci Mekah, Arab Saudi, menjelang puncak ibadah haji, Rabu (30/8/2017). Tercatat sekitar 2,1 juta umat Muslim dari berbagai belahan dunia berkumpul untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini. AFP PHOTO/KARIM SAHIBPara jemaah haji berjalan dan berdoa di Gunung Arafah, yang juga dikenal sebagai Jabal Rahmah, sebelah tenggara kota suci Mekah, Arab Saudi, menjelang puncak ibadah haji, Rabu (30/8/2017). Tercatat sekitar 2,1 juta umat Muslim dari berbagai belahan dunia berkumpul untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini.

Jalan landai dan terowongan tambahan dibangun untuk akses yang lebih mudah.

Tak hanya itu, jalur jembatan juga dilengkapi dengan kanopi besar yang berfungsi menutupi pilar dan jemaah dari panasnya suhu di gurun.

Jalan landai juga dibangun berdekatan dengan pilar untuk mempercepat evakuasi jika terjadi keadaan darurat.

BinLaden Corporation membangun jembatan tanpa kolom di tengahnya.

Tempat pelemparan ula, wusta, dan aqabah jaraknya sangat berdekatan sehingga jembatan dibangun hanya dengan panjang 600 meter dan lebar 90 meter.

Fondasi jembatan baru ini dirancang agar mampu menampung 12 jalur jembatan.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X