Tiket Pesawat Mahal, Jumlah Pemudik Lewat Tol Melonjak

Kompas.com - 31/05/2019, 18:19 WIB
Kondisi rest area KM 429 Tol Semarang-Solo, Jumat (31/5/2019) Kompas.com/HILDA B ALEXANDERKondisi rest area KM 429 Tol Semarang-Solo, Jumat (31/5/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Membludaknya volume kendaraan yang melintasi jalan tol mengakibatkan sejumlah tempat istirahat atau rest area menjadi penuh.

Di beberapa lokasi bahkan didapati adanya pemudik yang sengaja berhenti di bahu jalan akibat tidak kebagian tempat di dalam rest area.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, salah satu faktor penyebab banyaknya masyarakat memilih menggunakan kendaraan pribadi saat mudik yaitu lantaran mahalnya harga tiket pesawat.

Hal itulah yang kemudian mengakibatkan volume kendaraan di jalan tol membludak, sehingga kapasitas rest area yang terbatas tidak mampu menampung seluruh pemudik yang melintas.

Baca juga: Merapah Trans-Jawa 4, Panduan Lengkap Mudik 2019

"Saya mendapat laporan Pak Menhub, kan ada di running text, karena mahalnya tiket pesawat jadi semua orang naik mobil," kata Basuki di kantornya, Jumat (31/5/2019).

Berdasarkan data PT Jasa Marga (Persero) Tbk, sejauh ini sudah 373.158 kendaraan yang meninggalkan Jakarta pada H-7 dan H-6 Lebaran.

Angka ini naik 38,32 persen dibandingkan lalu lintas harian normal yang hanya sebesar 269.774 kendaraan.

Akibat peningkatan volumen ini, menurut Basuki, nantinya tak hanya akan dirasakan di jalan tol semata. Kota-kota besar yang menjadi tujuan pemudik, seperti Semarang dan Solo, turut akan merasakan dampak limpahan kendaraan.

Faktor lain, menurut Basuki, adalah adanya rasa penasaran masyarakat untuk menjajal Trans Jawa yang telah tersambung penuh dari Merak hingga Probolinggo.

Hal itulah yang kemudian turut menyebabkan jalan tol dipadati kendaraan pribadi.

Kompas Video KOMPAS.com - Tim Merapah Trans-Jawa 4 Kompas.com kembali melanjutkan perjalanan ke Probolinggo, Jawa Timur. Probolinggo merupakan satu di antara 3 kabupaten yang dilalui ruas tol Pasuruan-Probolinggo. Tol yang memiliki panjang 31,1 KM ini merupakan akses bagi pemudik lebaran yang ingin singgah ke sejumlah tempat wisata yaitu Ranu Agung dan Madakaripura. Ruas Tol Pasuruan-Probolinggo berakhir di kilometer 841. Titik ini merupakan cikal bakal tol trans-jawa bagian terakhir yakin ruas Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 172,90 KM. Saksikan terus perjalanan Tim Merapah Trans-Jawa 4 di video selanjutnya #merapah #merapahtransjawa #merapahtransjawa4 #mudik #lebaran #arusmudik



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beli versus Ngontrak Rumah, Mana Lebih Menguntungkan?

Beli versus Ngontrak Rumah, Mana Lebih Menguntungkan?

Hunian
Perubahan Fungsi Kawasan Hutan Wajib Memiliki Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang

Perubahan Fungsi Kawasan Hutan Wajib Memiliki Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang

Berita
Tiga Bulan, Bumi Serpong Damai Cetak Marketing Sales Rp 2,5 Triliun

Tiga Bulan, Bumi Serpong Damai Cetak Marketing Sales Rp 2,5 Triliun

Berita
Pemerintah Jamin Kepastian Hukum Hak atas Tanah Masyarakat Adat Papua Barat

Pemerintah Jamin Kepastian Hukum Hak atas Tanah Masyarakat Adat Papua Barat

Berita
Video Viral Apartemen Menyerupai Piramida yang Bikin Susah Penghuninya

Video Viral Apartemen Menyerupai Piramida yang Bikin Susah Penghuninya

Apartemen
Warga Bisa Ekspor Langsung Melalui Terminal Multipurpose Labuan Bajo

Warga Bisa Ekspor Langsung Melalui Terminal Multipurpose Labuan Bajo

Kawasan Terpadu
444 Rumah Dibangun untuk Masyarakat Terdampak Proyek Bendungan Kuningan

444 Rumah Dibangun untuk Masyarakat Terdampak Proyek Bendungan Kuningan

Perumahan
[POPULER PROPERTI] Plus Minus Gunakan Panel Surya di Rumah

[POPULER PROPERTI] Plus Minus Gunakan Panel Surya di Rumah

Berita
Tahun Ini, Adhi Karya Bidik Kontrak Baru Senilai Rp 25 Triliun

Tahun Ini, Adhi Karya Bidik Kontrak Baru Senilai Rp 25 Triliun

Berita
Pemkab dan Pemkot di NTT Diminta Segera Validasi Data Kerusakan Rumah akibat Bencana

Pemkab dan Pemkot di NTT Diminta Segera Validasi Data Kerusakan Rumah akibat Bencana

Konstruksi
Trik Sederhana Bikin Rumah Sehat, Hijau, dan Hemat Energi

Trik Sederhana Bikin Rumah Sehat, Hijau, dan Hemat Energi

Tips
Daftar Lengkap Infrastruktur yang Dibangun di Kawasan Industri Terpadu Batang

Daftar Lengkap Infrastruktur yang Dibangun di Kawasan Industri Terpadu Batang

Kawasan Terpadu
Lippo Raup Marketing Sales Rp 1,31 Triliun, Didominasi Cendana Icon

Lippo Raup Marketing Sales Rp 1,31 Triliun, Didominasi Cendana Icon

Perumahan
Wajib Diketahui, Empat Peran Penting Penilai atau Appraisal Pertanahan

Wajib Diketahui, Empat Peran Penting Penilai atau Appraisal Pertanahan

Berita
Jual Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Waskita Raup Rp 824 Miliar

Jual Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Waskita Raup Rp 824 Miliar

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X