Tiga KEK di Indonesia Timur Resmi Beroperasi

Kompas.com - 02/04/2019, 14:00 WIB
Presiden Joko Widodo meresmikan 3 KEK dan 2 rumah susun mahasiswa, di Bandar Udara Sam Ratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin (1/4/2019). Rahmat/HumasPresiden Joko Widodo meresmikan 3 KEK dan 2 rumah susun mahasiswa, di Bandar Udara Sam Ratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin (1/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia timur, yaitu KEK Maloy Batuta Trans-Kalimantan, KEK Morotai, dan KEK Bitung.

Peresmiannya dilakukan di Bandar Udara Sam Ratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin (1/4/2019).

Presiden berharap kehadiran tiga KEK tersebut bisa meningkatkan perekonomian daerah setempat dengan dibukanya industri pengolahan dan industri lain, serta didirikannya pabrik-pabrik di kawasan tersebut.

Dengan begitu, lapangan pekerjaan pun semakin bertambah banyak, termasuk bagi warga lokal.

“Di Bitung sudah mulai, kemudian juga banyak investor baru yang mengantre di situ. Morotai juga tadi Pak Gubernur Maluku Utara juga sudah menyampaikan sudah dimulai di sana, tetapi minta fasilitas bandaranya lebih diperpanjang lagi. Dan di Maloy Batuta juga sama,” ujar Jokowi, seperti dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet, Senin (1/4/2019).

Baca juga: KEK Pendidikan akan Dibangun di Indonesia Timur

Jokowi berharap keberadaan tiga KEK itu membuat pembangunan di kawasan timur Indonesia lebih merata.

Selama ini produk dari wilayah di sekitar KEK itu diekspor dalam bentuk barang mentah. Dengan adanya pabrik-pabrik baru, diharapkan mampu mengolah hasil industri di sana.

Sebagai contoh, di bidang perikanan, ada investor industri pengolahan ikan. Begitu pula nantinya untuk produk kelapa sawit dan hasil perkebunan lainnya, termasuk juga sektor pariwisata.

Jokowi mengatakan, mengekspor bahan-bahan yang sudah diolah akan memberi nilai tambah, selain juga membuka lapangan pekerjaan yang sebanyak-banyaknya kepada masyarakat.

Dia menambahkan, pembangunan kawasan ekonomi khusus juga harus diimbangi dengan fasilitas infrastruktur dari pemerintah sehingga bisa lebih bersaing dengan produk-produk lain dan lebih efisien.

Jokowi memberi contoh penyelesaian jalan tol Bitung-Manado yang berada di sekitar KEK Bitung.

“Tadi sudah saya cek, sudah 80 persen selesai. Insya Allah nanti September, maksimal Oktober operasional sudah kita resmikan,” imbuhnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X