Lagi, Paramount Bangun Rumah Anak Milenial di Gading Serpong

Kompas.com - 25/03/2019, 14:20 WIB
Proyek hunian Corral @ Malibu Village dibangun di sebelah selatan Gading Serpong yang berbatasan dengan BSD dan akses tol Jakarta-Merak dan JORR. Dok Paramount LandProyek hunian Corral @ Malibu Village dibangun di sebelah selatan Gading Serpong yang berbatasan dengan BSD dan akses tol Jakarta-Merak dan JORR.
Editor Latief

SERPONG, KOMPAS.com - Paramount Land kembali luncurkan rumah untuk kalangan milenial di Gading Serpong. Paramount masih optimistis dengan catatan pertumbuhan KPR tertinggi di wilayah Banten dan Jawa Barat, terutama di segmen menengah.

Proyek hunian baru Corral @ Malibu Village itu diperkenalkan Sabtu (23/3/2019) lalu di rumah contoh Corral. Andreas Nawawi, Managing Director Paramount Land menyampaikan, bahwa proyek baru ini disiapkan untuk menarik konsumen di segmen menengah tahun ini.

Andreas berpegang pada riset yang dilakukan oleh Indonesia Property Watch (IPW) yang menyatakan bahwa sebagai daerah berbatasan langsung dengan Provinsi DKI Jakarta, Banten menjadi salah satu pilihan favorit konsumen.

IPW mencatat, unit penjualan residensial terbesar di Jabodetabek pada kuartal IV-2018 berada di Tangerang, Banten sebesar 57,92 persen, Bekasi 14,8 persen, Bogor 11,5 persen, dan selebihnya.

"Untuk menyikapi itu kami sudah menyiapkan sejumlah produk di 2019 ini, baik residensial maupun komersial. Dengan segmen yang sama, produk kami sebelumnya mendapat respon bagus dari konsumen sehingga ini menjadi penyemangat untuk kembali membuat rumah milenial," kata Andreas. 

Sebelumnya, pada Februari 2018 lalu Paramount memang meluncurkan Padova @ Milano Village untuk pasar milenial. Hunian ini didesain sesuai kebutuhan konsumen saat ini, baik dari sisi harga maupun ukurannya. 

"Untuk kebutuhan pasangan muda, generasi milenial, dan pembeli rumah pertama. Corral juga begitu, kami buat untuk kebutuhan hunian yang modern dan harga kompetitif," tambah Andreas.

Corral diluncurkan dalam jumlah terbatas, yaitu 60 unit, dengan harga perdana mulai Rp 793 jutaan. Proyek hunian ini dibangun di sebelah selatan Gading Serpong yang berbatasan dengan BSD dan akses tol Jakarta-Merak dan JORR.

Ervan Adi Nugroho, Presiden Direktur Paramount Land, mengakui bahwa pasar yang dibidik untuk proyek ini sangat jelas. Keyakinan itu, menurut Ervan, diperkuat dengan data BPS dan OJK yang menyatakan bahwa sampai akhir 2018 lalu menunjukkan adanya hubungan positif antara penyaluran kredit perbankan ke sektor properti.

"Yaitu setelah kredit real estat rebound di awal 2018, pertumbuhan ekonomi sektor real estat terlihat rebound juga di Q3 2018. Pertumbuhan KPR tertinggi tercatat di Banten dan Jawa Barat, dan ini menunjukkan bahwa potensi permintaan pasar tetap tumbuh, khususnya di segmen menengah antara harga Rp 500 Juta sampai Rp 1 miliar," tutur Ervan.

Adapun dari data Bank Indonesia juga menunjukkan adanya tren kenaikan pergeseran debitur KPR di beberapa tipe, yaitu debitur usia muda yang lebih mendominasi KPR untuk tipe rumah tapak 22 sampai 70 m2, rumah susun atau flat 22 sampai 70 m2 dan rumah susun di bawah tipe 21 meter persegi.

"Banyak pola pembayaran KPR dipilih oleh anak-anak muda. Ini tak lepas dari banyaknya bank yang memberikan suku bunga promo untuk menjaga daya beli. Ini akan membuat pasar milenial makin besar sehingga bisa menjadi pangsa pasar properti dalam 5 tahun," ucap Ervan.

Dia mengatakan, target penjualan Paramount pada Kuartal I 2019 sebesar Rp500 miliar. Hingga Sabtu (23/3/2019) pekan lalu Maret penjualan Paramount sudah mencapai Rp350 miliar.

"Kami berharap Corral bisa memenuhi target kuartal pertama. Dari 81 unit, per Sabtu kemarin sudah terjual 42 unit," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X