Menakjubkan, Hotel Ini Dibangun dengan Melibatkan 5.000 Pekerja

Kompas.com - 13/03/2019, 07:00 WIB
InterContinental Shanghai Wonderland dibangun di dinding jurang. Dok. StraitTimes InterContinental Shanghai Wonderland dibangun di dinding jurang.

KOMPAS.com — InterContinental Shanghai Wonderland di China merupakan hotel unik dan berbeda dari hotel lain pada umumnya.

Dari pintu depan hanya terlihat bangunan setinggi dua lantai. Namun jika menengok ke dalam, Anda akan disuguhi pemandangan menakjubkan.

Ini karena 16 dari 18 lantai hotel berada di bawah permukaan tanah atau tepatnya di lubang bekas pertambangan.

Hotel ini berada di lahan seluas lebih dari 5.600 meter persegi dan dilengkapi dengan 336 kamar.

Baca juga: Nantikan, Sensasi Hotel Bawah Tanah 2015 Mendatang!

Hotel yang dibuka pada November 2018 itu dirancang oleh firma arsitektur asal Inggris, Atkins. Firma ini berada di balilk pembangunan Burj Al Arab Hotel di Dubai.

Pembangunannya membutuhkan lebih dari 5.000 pekerja selama masa konstruksi hingga 12 tahun.

InterContinental Shanghai WonderlandInterContinental Shanghai Wonderland InterContinental Shanghai Wonderland
Dengan dana sekitar 300 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,2 triliun tersebut, hotel itu merupakan properti ke-200 InterContinental Hotels Group secara global.

"Mengapa kami mengatakan tidak ada yang dapat dibandingkan dengan proyek hotel ini? Karena ini proyek yang benar-benar baru, belum pernah ada yang melakukan sebelumnya," kata Kepala Insinyur Shimao Property yang membangun InterContinental Shanghai Wonderland, Xiaoxing, dikutip dari Straitstimes.

Sebelumnya lokasi tambang yang berada di pinggiran Shanghai tersebut beroperasi pada 1950-an dan telah ditinggalkan sejak saat itu.

Ide untuk mengembangkan area bekas tambang ini memang luar biasa. Namun, di balik proyek menakjubkan ini terselip cerita unik tentang ide dan proses konstruksinya.

Arsitek dari JADE+QA yang bekerja untuk Atkins, Martin Jochman, menyebutkan, konsep hotel ini terinspirasi dari lingkungan itu sendiri.

"Situs itu benar-benar bekas luka di permukaan bumi," kata Jochman, seperti dikutip dari Architectural Digest.

Interior InterContinental Shanghai WonderlandInterContinental Shanghai Wonderland Interior InterContinental Shanghai Wonderland
Menurutnya, lubang bekas tambang itu sudah membentuk kehidupan sendiri meski dulunya merupakan kawasan industri.

Selain itu, pihaknya juga tidak diberikan batasan khusus dalam mengembangkan konsep hotel.

"Awalnya kami sama sekali tidak diberi batasan, brief yang diberikan hanya bagaimana menggunakan tambang sebaik mungkin," ungkap Jochman.

Halaman:



Close Ads X