BUJT Tagih Dana Talangan Tanah Rp 5 Triliun

Kompas.com - 04/03/2019, 20:30 WIB
Kondisi Jembatan Kalikuto terkini yang merupakan bagian dari Jalan Tol Batang-Semarang, Jumat (7/12/2018). Baihaki/Harian KontanKondisi Jembatan Kalikuto terkini yang merupakan bagian dari Jalan Tol Batang-Semarang, Jumat (7/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Usaha Jalan Tol ( BUJT) menagih pemerintah segera melunasi dana talangan tanah yang sudah mereka bayarkan untuk mengeksekusi proyek jalan bebas hambatan. Besarnya dana talangan tersebut mencapai Rp 5,03 triliun.

Melansir Kontan, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) telah menyurati Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut.

Surat yang dilayangkan pada akhir Januari 2019 itu menyatakan, BUJT telah membayar 7.934 bidang lahan sepanjang 13 Oktober 2018-18 Januari 2019.

Direktur Utama PT Waskita Toll Road (WTR) Herwidiakto mengatakan, lambannya pencairan dana talangan berpotensi mengganggu keuangan perseroan. Karena itu, ia berharap, pemerintah dapat segera melunasinya.

Baca juga: Meski Prioritas, BPJT Belum Bisa Pastikan Penyelesaian Tol Cisumdawu

"Jelas mengganggu karena awal jalan tol beroperasi pasti tekor. Harus ada top up dari pemegang saham," kata Herwidiakto dikutip Kontan, Minggu (3/3/2019).

Sejauh ini, WTR telah menalangi pembebasan lahan Rp 6,3 triliun. Dari angka tersebut Rp 1,7 triliun tidak diproses karena berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) atau penugasan pemerintah.

Sementara sisa tagihannya telah diaudit dan harusnya sudah dibayar. Namun hingga kini belum diselesaikan tagihannya.

Sebagai gambaran, penggantian dana talangan lahan jalan tol dilakukan LMAN. Mekanismenya, BUJT menyertakan dokumen dan diserahkan ke BPJT. Selanjutnya BPJT mengirimkan klaim ke LMAN.

Sebelum membayar klaim, LMAN meminta verifikasi serta audit kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Jika semua beres, LMAN baru membayar sisa tahinga sesuai hasil audit.

Baca juga: Masyarakat Urban Bisa Gunakan Tol JORR II Akhir 2019

Selain WTR, permintaan serupa juga datang dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Sekretaris Perusahaan Jasa Marga, Agus Setiawan berharap, penggantian dana talangan dapat segera dilakukan.

"Meski demikian saat ini sejumlah tagihan anak usaha sudah mulai dibayarkan," kata Agus.

Kepala BPJT Danang Parikesit berjanji mengurus pembayaran ini secepatnya.

"Kami akan dorong proses penggantian dana talangan," singkat Danang.

 

 

Artikel ini telah tayang di Harian Kontan Edisi Senin (4/3/2019) dengan judul: Pebisnis Jalan Tol Tagih Dana Talangan Pembebasan Lahan Rp 5 Triliun

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X