Rumah Masa Kecil Donald Trump Dijual Rp 40,95 Miliar

Kompas.com - 15/02/2019, 12:07 WIB
Di dalam salah satu ruangan terdapat memorabilia Trump yang dibuat dari kertas karton seukuran orang dewasa. COMPASSDi dalam salah satu ruangan terdapat memorabilia Trump yang dibuat dari kertas karton seukuran orang dewasa.

KOMPAS.com - Rumah masa kecil Presiden AS Donald Trump dijual 2,9 juta dollar AS atau sekitar Rp 40,95 miliar. Trump menempatinya sesaat setelah ia lahir pada 1946.

Properti yang berada di Jamaika Estate tersebut baru-baru ini terdaftar untuk dijual lagi. Pemiliknya saat ini meminta tranasaksi dengan cara tunai.

Ini artinya, pemilik rumah benar-benar mencari pembeli yang serius.

Baca juga: Menengok Istana Donald Trump yang Jadi Kantor Sementara

Calon pembeli akan diminta memberikan bukti jumlah dana yang tersedia sebelum berkeliling rumah.

Meskipun terlihat sangat mahal, namun rumah Warham Place ini paling sederhana jika dibandingkan dengan hunian keluarga Trump lain.

Bangunan ini memiliki perpustakaan, ruang bawah tanah, teras tertutup, jalan khusus mobil, dan dua buah garasi.

Meski terdaftar menjadi tempat lahirnya Trump, namun properti itu tidak lagi memiliki afiliasi dengan Presiden AS tersebut.COMPASS Meski terdaftar menjadi tempat lahirnya Trump, namun properti itu tidak lagi memiliki afiliasi dengan Presiden AS tersebut.
"Fred Trump (ayah Donald Trump) membanguun rumah itu pada 1940, dan alamatnya tercantum dalam akta kelahiran Donald Trump," ujar salah satu agen properti, Edward Hickey.

"Donald Trump tinggal di rumah itu sampai usia empat tahun. Kemudian dia pindah ke rumah lain yang bersebelahan dengan rumah ini," lanjutnya.

Rumah dengan lima kamar tidur dan empat setengah kamar mandi itu didesain dengan gaya Tudor.

Interior rumah menampilkan lantai kayu yang dilengkapi dengan perapian, kamar luas, serta langit-langit yang tinggi.

Rumah dengan lima kamar tidur dan empat setengah kamar mandi itu didesain dengan gaya Tudor.COMPASS Rumah dengan lima kamar tidur dan empat setengah kamar mandi itu didesain dengan gaya Tudor.

Meski terdaftar menjadi tempat lahirnya Trump, namun properti itu tidak lagi memiliki afiliasi dengan Presiden AS tersebut.

Ini terbukti dengan tidak adanya ornamen seperti lampu gantung mewah, hiasan daun berwarna emas, dan perabot berornamen.

Namun, masih ada beberapa jejak Trump yang ditampilkan. Di dalam salah satu ruangan terdapat memorabilia Trump yang dibuat dari kertas karton seukuran orang dewasa.

Ada pula sampul majalah People bergambar Donald Trump yang dibingkai, serta salinan bukunya, The Art of Deal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Forbes

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X