Khusus Menengah Atas, Ciputra Residence Raih Tren Positif di Pontianak

Kompas.com - 31/01/2019, 13:55 WIB
Pada triwulan keempat 2018 lalu penjualan perumahan CitraGarden Aneka, menurut Jusanto, ada kenaikan signifikan yang mencapai 80 persen dibandingkan triwulan yang sama pada 2017.Dok Ciputra Residence Pada triwulan keempat 2018 lalu penjualan perumahan CitraGarden Aneka, menurut Jusanto, ada kenaikan signifikan yang mencapai 80 persen dibandingkan triwulan yang sama pada 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - Associate Director PT Ciputra Residence, Jusanto Harijatno, menyatakan bahwa dalam 6 bulan terakhir ini pasar properti di Pontianak, Kalimantan Barat, mengalami tren positif, khususnya di segmen menengah atas.

Pada triwulan keempat 2018 lalu penjualan perumahan CitraGarden Aneka, menurut Jusanto, ada kenaikan signifikan yang mencapai 80 persen dibandingkan triwulan yang sama pada 2017.

"Penjualan 3 bulan terakhir CitraGarden Aneka naik tinggi. Respon pasarnya semakin baik, apalagi setelah kami bekerjasama dengan perbankan," kata Jusanto, Kamis Pontianak (31/1/2019).

Menurut Jusanto, minat masyarakat kelas menengah atas terhadap CitraGarden Aneka terus meningkat, apalagi setelah menyerahterimakan rumah-rumah kepada konsumen dan sejak akhir tahun makin banyak yang sudah memutuskan tinggal di perumahan tersebut.

Sejauh ini CitraGarden Aneka memang terbilang hunian yang eksklusif, apalagi lokasinya dekat dengan lokasi bandara Supadio. Saat ini Ciputra Residence tengah menyelesaikan pembangunan fasilitas clubhouse yang ditargetkan selesai pada Februari 2019 ini.

Proyek tersebut dibangun di kawasan seluas 25 hektar, tepatnya di Jalan Arteri Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Pontianak. Proyek ini berada di tepi jalan utama yang menghubungkan kota dengan bandara.

Untuk pasar Pontianak, lanjut Jusanto, CitraGarden Aneka menyiapkan beberapa tipe, baik tipe rumah besar maupun tipe sedang, mulai tipe Luxurious sampai Lotus. Kisaran harganya mulai Rp1 miliar sampai Rp4 miliar.

"Kedua tipe ini adalah bangunan rumah dua lantai. Penataan layout ruangnya kami buat efisien dan terkoneksi satu dengan lainnya," tuturnya.

Meski memasuki "puncak" tahun politik, lanjut Jusanto, pasar properti di Pontianak tidak terlalu terpengaruh, terutama pada segmen menengah atas residensial. Dia mengakui, selain daya beli yang tinggi, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelaku pembangunan juga positif.

Hal tersebut seperti dipaparkan Gubernur Kalbar, Sutarmijdi, beberapa waktu lalu di Pontianak. Sutarmijdi mengatakan bahwa geliat pasar properti di Kalbar, terutama Pontianak terus membaik. Hal itu tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi Kalbar yang positif.

"Pasar properti menggeliat dengan masuknya sejumlah pengembang nasional yang membangun perumahan untuk kalangan menengah ke atas di Pontianak, Kubu Raya, dan beberapa kota lainnya," kata Sutarmijdi.

"Pertumbuhan ekonomi terus membaik. Inflasi terkendali dan daya beli terus terjaga," tambahnya.


EditorLatief

Close Ads X