Kompas.com - 27/01/2019, 18:48 WIB
Maket apartemen Klaska Residence di tepi Sungai Jagir Surabaya KOMPAS.com/Achmad FaizalMaket apartemen Klaska Residence di tepi Sungai Jagir Surabaya

Tak sampai situ, Eka juga meminta izin untuk mengangkat semua barang yang sudah dibuang.

Baca juga: Gurita Bisnis Sang Taipan Eka Tjipta Widjaja (I)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, ia mengerahkan anak-anak sekampung untuk mengangkut barang-barang itu dan membayar mereka 5-10 sen. Semua barang tersebut diangkut dengan becak.

Tak heran bila rumah berikut halaman Eka, dan setengah halaman tetangganya dipenuhi berbagai macam barang. Ia pun bergegas memilah barang mana yang bisa dipakai dan dijual.

Terigu yang masih baik, misalnya, dipisahkan. Sementara yang sudah keras ditumbuk kembali dan dirawat hingga siap pakai. Ia juga belajar bagaimana cara menjahit karung.

Baca juga: Eka Tjipta Widjaja, Tamatan SD yang Jadi Taipan Properti (II)

Dalam kondisi perang, suplai bahan bangunan dan barang kebutuhan menjadi barang yang langka. Itu sebabnya, semen, terigu, arak China dan sejumlah barang lain yang diperoleh sebelumnya menjadi barang yang sangat berharga.

Kontraktor Kuburan

Eka pun mulai mendulang keuntungan dari barang-barang yang diperoleh. Terigu, misalnya, yang semula hanya Rp 50 per karung, dinaikkan menjadi Rp 60 bahkan Rp 150 pada akhirnya.

Untuk semen, ia jual dari harga Rp 20 per karung menjadi Rp 40.

Saat itu, ada kontraktor yang hendak membeli semen-semennya untuk keperluan pembuatan kuburan orang kaya. Namun, ia menolaknya. Sebab, Eka melihat ada peluang di sana.

Eka kemudian menjadi kontraktor pembuat kuburan orang kaya. Ia kemudian membayar tukang Rp 15 per hari ditambah 20 persen saham kosong untuk mengadakan kontrak pembuatan enam kuburan mewah.

Ia mulai dengan Rp 3.500 per kuburan, dan yang terakhir membayar Rp 6.000. Setelah semen dan besi beton habis, ia berhenti dari pekerjaannya itu.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.