Arsitek Italia Kembali Bangun "Hutan" di Belgia

Kompas.com - 21/12/2018, 22:00 WIB
Palazzo VerdeStefano Boeri Architetti Palazzo Verde

KOMPAS.com - Stefano Boeri, arsitek yang kerap merancang bangunan hijau dan ramah lingkungan kini kembali merancang " hutan" di Antwerp, Belgia.

" Hutan" tersebut merupakan gedung yang dinamakan dinamakan Palazzo Verde dan diklaim akan menjadi gedung paling hijau di Belgia.

Palazzo Verde didesain dengan taman semi terbuka pada lantai paling bawah serta pada tiga buah teras besar di lantai teratas.

Baca juga: Kokedama, Solusi Kekurangan Lahan Hijau di Rumah

Struktur bangunan yang dirancang mengalir tersebut memang dibangun agar setiap teras apartemen dapat digunakan sebagai taman.

Sebuah hutan kecil juga akan terbentang di toga teras di lantai empat, enam, dan tujuh.

Luas total taman yang dibangun sebesar 428,88 meter persegi. Di taman ini terdapat 86 buah pohon dan 2.200 semak belukar. Stefano Boeri Architetti Luas total taman yang dibangun sebesar 428,88 meter persegi. Di taman ini terdapat 86 buah pohon dan 2.200 semak belukar.
Luas total taman yang dibangun sebesar 428,88 meter persegi. Di taman ini terdapat 86 buah pohon dan 2.200 semak belukar.

Palazzo Verde memang dirancang untuk mengurangi polusi udara dengan menyerap 5,5 ton karbon dioksida per tahun.

Proyek pembangunan gedung apartemen ini akan diharapkan menjadi salah satu tengara kota.

"Kami berpikir penting untuk pusat distrik New Zuid memiliki area hijau," ujar Stefano Boeri.

"Kami sangat senang dengan proyek di Belgia ini, karena dapat emnunjukkan bagaimana sebuah gedung residensial kecil dapat membantu mengurangi polusi udara," imbuh dia.

Gedung ini dirancang dengan bentuk L, dengan 67 apartemen yang akan dibangun. Bangunan ini juga terletak di pusat kompleks yang dirancang oleh Secchi dan Paola Vigano.

Struktur bangunan yang dirancang mengalir tersebut memang dibangun agar setiap teras apartemen dapat digunakan sebagai taman. Stefano Boeri Architetti Struktur bangunan yang dirancang mengalir tersebut memang dibangun agar setiap teras apartemen dapat digunakan sebagai taman.
Kompleks ini dirancang sebagai taman semi-privat yang dapat diakses baik oleh penghuni apartemen maupun pengunjung dari luar.

Sebelumnya, Stefano Boeri merancang bangunan residensial di Nanjing, China dan Milan, Italia. Keduan gedung tersebut dirancang sebagai bangunan apartemen sekaligus hutan kota.

Tak hanya tanaman, kedua gedung ini juga dilengkapi dengan ekosistem taman seperti burung dan serangga.




Close Ads X