Arsitek, Profesi Unik dengan Penghasilan Melebihi Pekerja Kantoran

Kompas.com - 17/12/2018, 21:00 WIB
Ilustrasi arsitek ShutterstockIlustrasi arsitek

JAKARTA, KOMPAS.com - Era teknologi tentu mengubah gaya hidup dan kebiasaan masyarakat. Dalam pekerjaan, era teknologi sekarang ini banyak memunculkan banyak profesi baru sekaligus menghilangkan mata pencarian lama yang tidak dapat menyesuaikan diri, termasuk profesi arsitek.

Dalam menghadapi situasi ini, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia ( IAI), Ahmad Djuhara mengatakan, tantangan untuk profesi ini adalah bagaimana mengejar perkembangan teknologi.

"Tantangan buat arsitek ya tinggal mengejar perkembangan teknologi saja," ujar Djuhara menjawab Kompas.com, Senin (17/12/2018).

Dia menambahkan untuk ide dan kreativitas tidak dapat digantikan oleh teknologi atau kecerdasan buatan (artificial inteligence).

Djuhara mengatakan, produksi gambar memang dapat diganti dengan teknologi atau mesin sejenisnya.

"Teknologi itu alat bukan tujuan. Tapi teknologi bukan satu-satunya alat dalam profesi arsitek untuk mencapai tujuan," ucap Djuhara.

Profesi arsitek merupakan perancang atau pemberi ide. Profesi arsitek berbeda dengan konsultan lain, terlebih dalam jasa konstruksi. Menurut Djuhara, arsiteklah yang memulai ide untuk desain pertama kali.

"Pemikiran dan ide desain lebih penting, teknologi cuma membantu saja," imbuh dia.

Penghasilan arsitek

Menurut Djuhara, ada beberapa hal yang harus diluruskan dari profesi arsitek. Djuhara mengatakan, profesi arsitek itu unik.

Ini karena seorang arsitek dapat bekerja dengan orang lain namun juga dapat melakukan praktik mandiri. 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X