Megahnya Hakata, Stasiun Rasa Pusat Belanja

Kompas.com - 11/12/2018, 20:11 WIB
Station square yang kerap menjadi lokasi pameran hingga pagelaran musik. Kompas.com / Dani PrabowoStation square yang kerap menjadi lokasi pameran hingga pagelaran musik.

Di sektor real estat misalnya, selain AMU Plaza Hakata, ada empat pusat perbelanjaan lain yang dimiliki yaitu AMU Plaza Kokura, AMU Plaza Nagasaki, AMU Plaza Kagoshima, dan JR Oita City AMU Plaza Oita.

Baca juga: Dua Tahun Lagi, Naik Semua Transportasi Umum di Negara Ini Gratis

Pada tahun lalu, jumlah pengunjung AMU Plaza Hakata mencapai 72,41 juta orang dengan pendapatan mencapai 113 miliar yen. Sementara, empat pusat perbelanjaan lainnya juga tak kalah ramai.

AMU Plaza Oita, misalnya, mampu meraup pendapatan sebesar 22,3 miliar yen dengan jumlah pengunjung mencapai 22,66 juta orang.

Sementara, AMU Plaza Kagoshima dikunjungi mencapai 17,58 juta orang dengan pendapatan 26,5 miliar yen.

"Kami belajar sedikit demi sedikit untuk melakukan renewal, sehingga lama kelamaan kami bisa membangun stasiun skala besar di Kyushu. Tahun 2000 juga membangun stasiun di Nagasaki, dan semua bangunan stasiun tersebut sudah menjadi shopping center ternama di Jepang," tutur Kawano.

Kawano mengungkapkan, selain menjaga keandalan bisnis transportasi dan kenyamanan stasiun, salah satu rahasia keberhasilan bisnis JR Kyushu adalah pengembangan kawasan yang mereka lakukan.

Lobi stasiun yang menghubungkan antara station square dengan concourse.Kompas.com / Dani Prabowo Lobi stasiun yang menghubungkan antara station square dengan concourse.

Melalui lini bisnis real estat, mereka juga mengembangkan bisnis penjualan kondominium serta penyewaan apartemen di sepanjang jalur yang dilalui kereta sejak 1988. Pengembangan tersebut rupanya turut mendongkrak pemasukkan JR Kyushu.

Pada triwulan ketiga tahun ini misalnya, tak kurang dari 6.415 kondominium yang telah dijual dan 3.147 unit apartemen yang disewakan.

Jumlah tersebut naik bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2014 di periode yang sama, jumlah kondominium yang dijual mencapai 4.338 unit dan apartemen yang disewakan 1.879 unit.

Sementara, pada 2009, jumlah kondominium yang dijual hanya mencapai 1.980 unit dan apartemen yang disewakan mencapai 1.246 unit.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X