Summarecon Cetak Rp 200 Miliar Penjualan Rumah di Makassar

Kompas.com - 30/11/2018, 23:09 WIB
Kerumunan calon pembeli Klaster Jade dan Beryl di Summarecon Mutuara Makassar, Jumat (30/11/2018). Kompas.com/HILDA B ALEXANDERKerumunan calon pembeli Klaster Jade dan Beryl di Summarecon Mutuara Makassar, Jumat (30/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Summarecon Agung Tbk meraup Rp 200 miliar dari penjualan tiga tahap hunian di klaster Jade dan Beryl, Summarecon Mutiara Makassar, Makassar, Sulawesi Selatan.

Torehan rekor penjualan ini bersamaan dengan peluncuran perdana perumahan seluas 400 hektar tersebut pada Jumat (30/11/2018).

Direktur PT Summarecon Agung Tbk Sharif Benjamin menuturkan, antusiasme masyarakat Makassar terhadap produk Summarecon demikian tinggi.

Baca juga: Awali Pengembangan Proyek Makassar, Summarecon Habiskan Rp 200 Miliar

"Hal ini bukan hanya karena lokasinya strategis dekat dengan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, melainkan juga konsep aeroport city, reputasi pengembang, serta bukti konstruksi di lapangan," kata Ben, sapaan akrab Sharif Benjamin kepada Kompas.com.

Menariknya, imbuh Ben, angka penjualan rumah hingga Tahap III itu terjadi hanya dalam waktu kurang dari sehari, mulai pembukaan pada pukul 18.00 WITA hingga ditutup pada pukul 22.00 WITA.

Padahal, harga yang dibanderol tak bisa dibilang murah, yakni mulai dari Rp 800 juta hingga Rp 2,5 miliar dengan skema customer booking code (CBC) Rp 5 juta bagi konsumen yang mendaftar pada kesempatan pertama.

Summarecon Mutiara Makassar merupakan proyek kolaboratif antara PT Summarecon Agung Tbk dengan Mutiara Property Group dengan komposisi masing-masing 51 persen dan 49 persen dengan skema joint venture. 

Senyampang dua klaster ini, Summarecon juga menawarkan pusat perkulakan seluas 15 hektar. Salah satu peritel raksasa asal Bali, Krisna Holding Company, telah memberikan konfirmasi untuk mendirikan gerainya di sini.

Adapun perkembangan aktual di lapangan, telah terbangun infrastruktur, rumah contoh, galeri pemasaran, dan club house.

 

 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X