Xiaomi Berencana Bangun 5.000 Toko di India

Kompas.com - 27/11/2018, 18:30 WIB
Logo Xiaomi terpajang di kantor pusat Xiaomi Indonesia yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta. YUDHA PRATOMO/KOMPAS.comLogo Xiaomi terpajang di kantor pusat Xiaomi Indonesia yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

KOMPAS.com - Raksasa teknologi asal China, Xiaomi, semakin menajamkan tajinya sebagai salah satu produsen gawai. Perusahaan ini mengumumkan akan meningkatkan jumlah toko di India.

Mereka juga berencana membuka ribuan toko sebelum akhir 2019. Tak tanggung-tanggung jumlah toko akan ditingkatkan dari 500 menjadi 5.000 buah hingga akhir 2020.

Bahkan baru-baru ini Xiaomi baru saja mencatatkan rekor dengan mebuka 500 Mi Store secara serentak di seluruh India.

Baca juga: Atasi Masalah Sanitasi, India Bangun Toilet Cetak 3D

"Hampir satu tahun sejak kami memasarkan produk secara offline di negara ini dan kami melihat pertumbuhan yang cukup kuat di sini," ucap Vice President dan Managing Director Xiaomi India, Manu Jain.

Manu Kumar Jain, Global Vice President Xiaomi.Facebook/Manu Kumar Jain Manu Kumar Jain, Global Vice President Xiaomi.

"Penjualan secara ritel merupakan segmen besar di negara kami dengan hampir 40 persen pasar berfokus di daerah pinggiran, dan semua ini seharusnya meningkatkan penjualan offline kami sebesar 50 persen dari keuntungan perusahaan hingga akhir tahun depan," imbuh Jain.

Dalam postingan pada akun Twitter, Xiaomi mengatakan akan mengajak warga India menjalankan waralaba ritel ala Xiaomi. Konsep ini dinamakan Mi Retail Store.

"Mi Store merupakan model ritel baru untuk wilayah pedesaan India yang memberikan pengalaman unggulan bagi pelanggan kami di pedesaan," ujar Xiaomi pada akun Twitternya.

India merupakan pasar yang paling berkembang bagi Xiaomi. Meski baru memauki pasar India pada 2014, namun produk-produk perusahaan inii sangat laris terutama untuk gawai pintar seri Redmi.

Dengan populernya brand ini di India, turut membuka lebih dari 15.000 lapangan pekerjaan baru.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X