Penting, Implementasi K3 di Seluruh Proyek Konstruksi

Kompas.com - 01/11/2018, 20:52 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan infrastruktur menjadi fokus pemerintahan saat ini. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan daya saing nasional di tingkat regional dan global, serta mereduksi disparitas pembangunan antara wilayah barat-timur dan antar wilayah.

Akselerasi pembangunan infrastruktur tersebut berkontribusi besar dalam menciptakan pasar jasa konstruksi di Indonesia.

Hal tersebut harus didukung dengan ketersediaan rantai pasok sumber daya konstruksi yang kuat yang meliputi material, peralatan konstruksi, teknologi konstruksi, dan tenaga kerja konstruksi.

Namun selain ketersediaan rantai pasok, diperlukan juga peningkatan kualitas manajemen keselamatan konstruksi.

Menurut Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin, ukuran keberhasilan pembangunan infrastruktur selain ditentukan oleh kinerjanya, yang mencakup kehandalan bangunan dan kebermanfaatan bagi masyarakat, juga ditentukan oleh keselamatan dalam proses pelaksanaan konstruksinya.

Baca juga: Menurut Jokowi, Pelaku Konstruksi Harus Tanggung Jawab atas 5 Hal

Berbagai kegagalan bangunan yang terjadi akhir-akhir ini, kata Syarif, memperlihatkan kepada kita semua bahwa masalah keselamatan konstruksi masih terabaikan.

"Untuk itu perlu upaya yang serius dan koordinasi yang baik antara emerintah dan seluruh stakeholders konstruksi agar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diimplementasikan pada seluruh proyek konstruksi," ucap Syarif dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Kamis (1/11/2018).

Upaya Pemerintah yang dapat dilakukan dalam menjamin keselamatan dalam pelaksanaan konstruksi antara lain dengan membentuk Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) yang bertugas melaksanakan pemantauan dan evaluasi, melaksanakan investigasi kecelakaan konstruksi, dan memberikan saran dan pertimbangan kepada Ketua Komite.

Konstruksi hijau

Selain itu, Komite K2 diharapkan dapat mendorong keselamatan kerja menjadi budaya dalam setiap pelaksanaan kegiatan konstruksi di Indonesia.

Untuk meningkatkan budaya berkeselamatan di dunia konstruksi Indonesia, Ditjen Bina Konstruksi telah melakukan berbagai upaya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X