Harbook, Toko Buku yang Terinspirasi Kota Imajiner - Kompas.com

Harbook, Toko Buku yang Terinspirasi Kota Imajiner

Kompas.com - 12/10/2018, 22:33 WIB
Harbook, Toko buku di Hangzhou, China Dirk Weiblen. Harbook, Toko buku di Hangzhou, China

KOMPAS.com - Toko buku yang baru dibuka di Hangzhou, China memiliki tampilan yang futuristik. Setiap sudut dihias dengan bentuk geometris.

Harbook merupakan toko buku yang dibangun dengan luas 600 meter persegi di samping Danau Barat. Desainnya yang unik memang dimaksudkan untuk menarik konsumen urban muda.

Baca juga: Unik, Kuil dari Jutaan Botol Bir

Harbook didesain oleh Alberto Caiola. Selain buku, Harbook juga mengabungkan beberape elemen gaya hidup urban lainnya, seperti kafe dan ruang pameran furnitur ke dalam gedung.

"Selama berabad-abad, Danau Barat yang legendaris ini telah menginspirasi banyak penulis, filsuf, dan penyari," ujar Caiola.

"Harbook dirancang untuk melanjutkan warisan ini, serta memperluas budaya sastra kota dalam gaya Eropa, namun dengan pendekatan kontemporer yang progresif," imbuh Caiola.

Interior HarbookDirk Weiblen. Interior Harbook
Elemen batu yang ada di dalam toko merupakan cara untuk menggabungkan konsep kontemporer sekaligus tradisional.

Desainer gedung ini mengatakan, bahwa rancangan toko terinspirasi dari kota imajiner.

Berbagai bentuk geometris yang ada di dalam ruangan toko, dicat dengan warna perak. Hal ini menegaskan konsep futuristik dan imajiner seperti yang diinginkan oleh tim arsitek.

Selain warna perak, bentuk-bentuk geometris tersebut juga diwarnai dengan warna-warna cerah, seperti ungu dan merah muda.

Penggunaan warna ini sekaligus memberikan kesan ceria di dalam interior toko.

HarbookDirk Weiblen. Harbook
Buku-buku di dalam toko disusun secara unik. Tak hanya disandarkan pada rak layaknya toko buku pada umumnya, buku-buku tersebut juga diberikan tempat khusus.

Di dalam, terdapat satu buah tangga yang mengarah ke kafetaria. Uniknya, kafe ini didesain dengan warna pink, namun tetap mempertahankan unsur futuristiknya.

Desainer gedung ini mengungkapkan, kafetaria toko dirancang agar para pengunjung bisa berinteraksi sekaligus bekerja di dalam.

HarbookDirk Weiblen. Harbook
Pencahayaan di dalam ruangan menggunakan lampu LED, yang membentang di langit-langit toko. Lampu ini juga sekaligus berfungsi sebagai titik fokus dalam interior.

Selain Harbook, proyek lain yang memadukan toko buku dengan kegiatan gaya hidup urban adalah Klein Dytha Architecture. Proyek ini tersebar luas di beberapa wilayah di Thailand.


Terkini Lainnya

Samira Residence Terjual 70 Persen

Samira Residence Terjual 70 Persen

Perumahan
Tauzia Hotels Buka Jaringan di Manado

Tauzia Hotels Buka Jaringan di Manado

Hotel
Terkait Tapera, Pemerintah Fokus 3 Hal

Terkait Tapera, Pemerintah Fokus 3 Hal

Berita
Titian Penghubung Masyarakat yang Terisolasi

Titian Penghubung Masyarakat yang Terisolasi

BrandzView
Melihat Interior Stasiun MRT Senayan...

Melihat Interior Stasiun MRT Senayan...

Berita
Usulan Lengkap Tarif MRT Jakarta

Usulan Lengkap Tarif MRT Jakarta

Berita
Ridwan Kamil: Izin Meikarta Wewenang Pemkab Bekasi

Ridwan Kamil: Izin Meikarta Wewenang Pemkab Bekasi

Berita
Tarif MRT Jakarta Diklaim Lebih Murah Ketimbang Ojek Online

Tarif MRT Jakarta Diklaim Lebih Murah Ketimbang Ojek Online

Berita
Dua Usulan Tarif MRT Jakarta

Dua Usulan Tarif MRT Jakarta

Berita
Bisa Dicontoh, Desain Rumah Selebar 3,6 Meter

Bisa Dicontoh, Desain Rumah Selebar 3,6 Meter

Arsitektur
Sebelum Harga Naik, REI NTT Gelar Ekspo Rumah Terakhir 2018

Sebelum Harga Naik, REI NTT Gelar Ekspo Rumah Terakhir 2018

Hunian
29 IMB Meikarta Belum Disahkan

29 IMB Meikarta Belum Disahkan

Berita
Pemerintah Targetkan 231 Bendungan sampai 2019

Pemerintah Targetkan 231 Bendungan sampai 2019

Berita
Empat Tahun, Penumpang Angkutan Publik Terus Tumbuh

Empat Tahun, Penumpang Angkutan Publik Terus Tumbuh

Berita
Jokowi Klaim 3.432 Kilometer Jalan Terbangun Selama 4 Tahun

Jokowi Klaim 3.432 Kilometer Jalan Terbangun Selama 4 Tahun

Berita

Close Ads X