Sistem Pencahayaan Stadion Manahan Lebih Canggih Dibanding Luzhniki

Kompas.com - 21/08/2018, 11:00 WIB
Rendering Stadion Manahan Solo Kementerian PUPRRendering Stadion Manahan Solo

Sebagai gambaran, Stadion Utama GBK yang menjadi tuan rumah pembukaan Asian Games 2018 memiliki sistem pencahayaan 3.500 lux.

Adapun, Stadion Luzhniki yang menjadi lokasi pembukaan Piala Dunia 2018 memiliki sistem pencahayaan 2.000 lux. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, sama halnya dengan Stadion Utama GBK, CCTV canggih juga akan dipasang untuk menunjang keamanan.

Selain itu, dalam kondisi darurat stadion tersebut juga akan dirancang dapat dikosongkan dalam waktu 15 menit.

Iwan menuturkan, prinsip bangunan hijau diterapkan dalam proses revitalisasi, di mana konsumsi energi akan ditekan seminimal mungkin.

Kementerian PUPR pun melibatkan arsitek dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dalam merancang wajah baru stadion ini.

Untuk diketahui, revitalisasi stadion ini menelan anggaran Rp 301,3 miliar dan ditargetkan selesai pada 30 September 2019.

PT Adhi Karya (Persero) Tbk KSO PT Penta Rekayasa memenangkan tender pekerjaan proyek ini. Penandatangan kontrak kerja pun telah dilaksanakan, Senin.

Penataan kawasan

Tak hanya stadion, kawasan di dalam dan di sekitar Kompleks Olahraga Manahan juga akan ditata. Namun, tugas tersebut menjadi ranah pemerintah daerah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.