Dalam Enam Bulan, Summarecon Bukukan Penjualan Rp 1,5 Triliun

Kompas.com - 04/08/2018, 14:49 WIB
Tipe Padmarini, Srimaya Residence, Bekasi. Dokumentasi PT Summarecon Agung TbkTipe Padmarini, Srimaya Residence, Bekasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembang papan atas Nasional, PT Summarecon Agung Tbk optimistis dapat mencapai target penjualan atau marketing sales Rp 4 triliun tahun 2018.

Kendati catatan penjualan sepanjang enam bulan pertama atau Semester I belum mencapai separuhnya atau baru sekitar Rp 1,5 triliun.

"Kami tetap optimistis target akan tercapai, karena masih ada beberapa produk baru di Bandung, Serpong, Bekasi, dan Karawang. Tahun lalu saja dari target Rp 3,5 triliun, kami achieved Rp 3,6 triliun," tutur Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P Adhi kepada Kompas.com, Sabtu (4/8/2018).

Baca juga: 4 Agustus, Summarecon Rilis Rumah Murah

Adrianto merinci, capaian marketing sales Rp 1,5 triliun tersebut dikontribusi oleh produk hunian sebesar 55 persen, rukan atau komersial 10 persen, kavling siap bangun 16 persen, dan apartemen 19 persen.

Kawasan pengembangan Summarecon Serpong masih menjadi penyumbang terbesar dengan angka 51 persen, menyusul Summarecon Bekasi dengan 25 persen, Summarecon Kelapa Gading 10 persen, Summarecon Bandung 9 persen, dan Summarecon Emerald Karawang dengan 5 persen.

Selain target selalu terpenuhi, menurut Adrianto, alasan lain yang mendasari keyakinan perseroan adalah pasar yang sudah kembali bergerak.

Meski demikian, Adrianto tak menampik, pasar yang bergerak dan dinilainya bagus adalah segmen di bawah Rp 1 miliar.

"Itu karena telah terjadi perubahan komposisi pembeli. Sekarang, pasar dikuasai end user," kata dia.

Karena itu, mengawali paruh kedua tahun ini pengembang yang dirintis oleh Soetjipto Nagaria tersebut melansir produk untuk kelas menengah dengan harga kompetitif.

Satu di antaranya adalah Srimaya Residence. Perumahan yang menempati area 15 hektar di kawasan Narogong, Bekasi, itu diminati 475 calon pembeli. 

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X