Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Profil Tiga Bakal Calon Ketua Umum IAI

Kompas.com, 2 Agustus 2018, 22:30 WIB
Dani Prabowo,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

Sejak 1993, Djuhara juga cukup aktif mengikuti pameran baik di dalam maupun di luar negeri, seperti Pameran Karya Arsitek Muda Indonesia di Staad Huis, Den Haag, Belanda, d'Form - desain produk Indonesia (2005), Servants Right to Space pada International Architecture Biennale Rotterdam (2005), dan Indonesia Architects Week di Tokyo, Jepang (2011).

Bambang Eryudhawandok. IAI Bambang Eryudhawan
2. Bambang Eryudhawan

Alumna Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1988 ini pernah menduduki sejumlah posisi strategis dalam karir arsiteknya.

Misalnya, anggota tim penasehat konservasi Bank Indonesia di Jakarta Kota (2001-2003), anggota tim penasehat arsitektur kota (TPAK) DKI Jakarta (2004-2014), Ketua Tim Sidang Pemugaran DKI Jakarta (2008-2020), serta anggota Tim Ahli Cagar Budaya Nasional (2013-2018).

Selain itu, anggota Tim Teknis Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk Asian Games 2018 (2016), dan anggota Tim Penyusunan Rapermen Pelaksanaan UU RI Nomor 6/2017 tentang Arsitek (2018).

Di IAI pusat, saat ini jabatan yang dipegang sebagai Sekretaris Majelis.

Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Pokja RUU Arsitek (2012-2017), Wakil Ketua II IAI (2008-2011), dan Ketua IAI Jakarta (2000-2006).

Beberapa karya arsitektur dan perkotaan juga telah ditelurkannya seperti pelestarian bangunan VOC di Banda Naira (2010), perencanaan Museum Proklamator (2011-2012), penataan ulang Galabo di Solo (2011), merencanakan model kampung nelayan di Tegalsari, Tegal (2015), perencanaan pelestarian rumah Oei Tiong Ham di Semarang (2016, serta perencanaan pusat kota Palangkarya (2018).

Ahmad Saifudin Mutaqidok. IAI Ahmad Saifudin Mutaqi

3. Ahmad Saifudin Mutaqi

Baik gelar sarjana maupun masternya diperoleh pria berusia 56 tahun ini dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Saat ini, ia aktif sebagai Ketua Program Studi Arsitek sekaligus Ketua Pusat Kajian Real Estate Berkelanjutan di Universitas Islam Indonesia. Di samping menjadi principal architect di PT Architama Cipta Persada.

Beberapa proyek baik di dalam maupun luar negeri telah ia kerjakan. Misalnya merancang Club House Adisucitpo Golf House, menyusun studi kelayakan dan masterplan RSUD Magelang, merancang Indonesian Guesthouse di Qadian, Punjab, India, serta merancang Islamic Center di Rangsit, Bangkok, Thailand.

Selain aktif di bidang akademisi, Saifudin juga menjabat sebagai Ketua IAI DIY saat ini serta asesspr teknik arsitektur LPJK nasional.

Sebelumnya beberapa posisi di DPD REI DIY juga pernah dijabat seperti Sekjen (2008-2011), Wakil Ketua bidang Riset Pembangungan dan Otonomi Lingkungan dan Regional (2005-2008), serta Koordinator Divisi Riset dan Pengembangan (1999-2002).

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau