Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jakarta di Posisi 26 Dunia Terkait Harga Rumah Mewah

Kompas.com, 2 Agustus 2018, 12:51 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak seperti kurun empat atau lima tahun lalu yang selalu berada di posisi nomor satu, kini Jakarta terus merosot ke peringkat 26 dunia terkait pertumbuhan harga rumah mewah.

Dalam riset Prime Global Cities Index 2018 keluaran Knight Frank, harga rumah mewah di ibu kota Indonesia ini tercatat stagnan.

Tak ada pertumbuhan selama kuartal I-2018, dan hanya bergeser 0,4 persen sejak September 2017 hingga Maret 2018 atau dalam periode enam bulan.

Baca juga: Jakarta Nomor Wahid dalam Indeks Hunian Mewah Dunia

Sementara, secara tahunan, Prime Global Cities Index melaporkan pertumbuhan harga rumah mewah di Jakarta hanya 1,2 persen.

Fakta ini jauh berbeda bila dibandingkan catatan pada 2013 dan 2014. Saat itu, Jakarta berada pada peringkat pertama, mengungguli 32 kota dunia lainnya dengan pertumbuhan harga 27,3 persen per tahun.

Berapa sejatinya harga hunian mewah di Jakarta?

Mengacu pada apartemen Le Parc yang berada di kompleks pengembangan Thamrin Nine, dan sedang dipasarkan, per meter persegi menyentuh angka Rp 75 juta. Harga ini, menurut Sales Manager Rajiv Vasandani, di luar PPN. 

"Pertumbuhan harga per tahun untuk saat ini memang tidak terlalu pesat ya... sekitar 5 sampai 10 persen," kata Rajiv.

Baca juga: Putragaya Wahana Raup Rp 816 Miliar dari Penjualan Apartemen Servis

Sementara kini, Jakarta harus puas mengakui keunggulan Singapura sebagai sesama kota di Asia Tenggara dengan pertumbuhan harga 5,8 persen secara tahunan dan 2,1 persen secara triwulanan.

Capaian ini menempatkan Singapura berada di posisi ke 16 dunia. Melewati Frankfurt, Toronto, Brisbane, dan Tokyo.

Jakarta juga kalah dari Bangkok yang mencatat pertumbuhan harga 2,3 persen secara tahunan namun minus 2 persen secara kuartalan. 

Bangkok dua peringkat lebih baik ketimbang Jakarta, dan Geneva, bertengger di level 24 dunia.

Adapun urutan nomor satu indeks ini ditempati Seoul dengan pertumbuhan harga 24,7 persen secara tahunan dan 11,6 persen secara triwulanan.

Prime Global Cities Index memungkinkan investor dan pengembang untuk memonitor dan membandingkan kinerja harga perumahan utama di 43 kota kunci dunia.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau