Bendungan di Indonesia, Kalah Banyak Dibanding China, dan Amerika

Kompas.com - 30/07/2018, 22:30 WIB
Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, NTB Kementerian PUPRBendungan Tanju di Kabupaten Dompu, NTB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah terus menggenjot pembangunan bendungan. Selama kurun waktu 2015-2018, pemerintah menargetkan dapat membangun 65 bendungan.

Jumlah bendungan yang dimiliki Indonesia baru 231 buah. Bila dibandingkan negara lain seperti Amerika Serikat, China dan Jepang, bendungan yang dimiliki Indonesia kalah jauh.

Jepang misalnya, dengan luas wilayah tak lebih dari seperempat wilayah Tanah Air, memiliki 3.000 bendungan. Sementara AS mempunyai 6.100 bendungan dan China 110.000 bendungan.

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur NTB TGB Muhammad Zainul Majdi saat meresmikan Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, NTB, Senin (30/7/2018).Kementerian PUPR Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur NTB TGB Muhammad Zainul Majdi saat meresmikan Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, NTB, Senin (30/7/2018).
Saat peresmian selesainya pembangunan Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, NTB, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bendungan menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan di NTB.

"Kalau tidak ada air seperti di Kabupaten Dompu ini, yang mau ditanam apa? Di NTB, kita bangun tidak (hanya) satu tetapi lima bendungan baru," kata Presiden dalam keterangan tertulis, Senin (30/7/2018).

Bendungan Tanju dirancang berkapasitas tampung 18 juta meter kubik untuk mengairi irigasi seluas 2.250 hektar sawah.

"Dengan adanya bendungan ini, komoditas pertanian dapat meningkat. Panen yang semula satu kali bisa menjadi tiga kali," imbuh Jokowi.

Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, NTBKementerian PUPR Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, NTB
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, dua bendungan yaitu Bendungan Bintang Bano dan Mila saat ini masih dalam tahap konstruksi.

Adapun dua lainnya yaitu Bendungan Beringin Sila dan Bendungan Meninting konstruksinya baru akan dimulai tahun ini.

"Progres Bendungan Mila sudah 82,3 persen dan ditargetkan rampung Desember 2018," jelas Basuki.

Sejauh ini, NTB sudah memiliki sembilan bendungan yang telah beroperasi, yaitu Bendungan Batujai, Mamak, Pengga, Tiu Kulit, Sumi, Gapit, Batu Bulan, Pelaperado dan Pandan Duri.

Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, NTBKementerian PUPR Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, NTB
Dirjen Sumber Daya Air Hari Suprayogi mengatakan, selain untuk irigasi, air dari Bendungan Tanju juga akan dimanfaatkan sebagai air baku bagi warga Kecamatan Manggalewa sebesar 50 liter per detik dan pengendalian banjir.

"Kami perkirakan di Bulan Februari 2019, level air sudah mencapai ketinggian spill out bendungan, sehingga sudah bisa dialirkan mengairi ke sawah petani,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan luas genangan mencapai 325,2 hektar, Bendungan Tanju bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata air.

Untuk diketahui, dari 65 bendungan yang akan dibangun selama kurun waktu 2015-2019, 49 bendungan diantaranya merupakan bendungan baru dan 16 bendungan lanjutan.

Sejauh ini, sudah sembilan bendungan yang telah selesai, 34 bendungan dalam tahap pelaksanaan, 14 bendungan akan dimulai tahun ini dan 8 lainnya akan dikerjakan tahun 2019.

Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, NTBKementerian PUPR Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, NTB

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X