“Pelican Crossing” Bisa Diterapkan asal Keamanan Pedestrian Terjamin

Kompas.com - 26/07/2018, 12:43 WIB
Tampak pengendara motor menerobos pelican crossing di depan Mall Ambassador, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/07/2018). KOMPAS.com/-DEAN PAHREVITampak pengendara motor menerobos pelican crossing di depan Mall Ambassador, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/07/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merobohkan jembatan penyeberangan orang (JPO) di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, dan membangun pelican crossing menimbulkan polemik di masyarakat.

Menanggapi hal itu, praktisi di bidang transportasi, Yoga Adiwinarto, mengatakan bahwa pelican crossing yang dibuat nantinya benar-benar menjadi solusi.

Namun, faktor keamanan pengguna jalan, terutama pejalan kaki, harus jadi prioritas dan ada penegakan hukum yang tegas jika terdapat pelanggaran.

Baca juga: Persoalan Jakarta Mirip Penyakit Kronis Manusia

Pelanggaran yang dimaksud yaitu pelanggaran yang dilakukan pengendara mobil dan sepeda motor.

“Harus dipastikan keamanannya, jangan asal-asalan. Penyeberangan itu harus benar-benar terlihat dan harus ada penegakan hukum. Kalau ada pelanggaran, harus ditilang,” ujar Yoga Adiwinarto saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/7/2018).

Dia mengatakan, perobohan JPO bisa saja dilakukan asal diganti dengan penyeberangan sebidang yang memenuhi syarat keamanan bagi pejalan kaki.

Penyeberangan sebidang itu ada yang berupa zebra cross dan pelican crossing.

Menurut dia, tidak ada aturan yang melarang adanya penyeberangan sebidang di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin.

Membuat fasilitas penyeberangan, ucap Yoga, sama pentingnya dengan membuat trotoar untuk pejalan kaki.

“Penyeberangan itu sama pentingnya dengan trotoar. Tidak ada aturan di Sudirman dan Thamrin tidak boleh ada penyeberangan sebidang,” tutur Yoga.

Jika rancangan dan desain pelican crossing itu sudah disetujui, semua pihak harus siap menerima akibatnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X