Mengenal Sistem Pondasi Cakar Ayam yang Mendunia

Kompas.com - 05/07/2018, 16:00 WIB
Area Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu (7/4/2018). KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOArea Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu (7/4/2018).

Sistem ini diunggulkan karena mampu menopang beban di tanah yang lembek. Pondasi sistem Cakar Ayam juga mampu mengurangi biaya, material, dan waktu pengerjaan.

Daya dukungnya lebih tinggi dan tidak memerlukan sela-sela untuk menampung pengembangan akibat perubahan cuaca. Satu lagi, sistem ini tidak memerlulkan drainase dan sambungan kembang susut.

Nama Cakar Ayam pun diberikan karena konstruksi ini menyerupai cakar ayam. Jari-jari dan kuku ayam yang menusuk ke tanah dan berada di antaranya menjadi alasan pemberian nama ini.

Keberhasilan Sedyatmo dalam membuat konstruksi Cakar Ayam ini mengundang ketertarikan para ahli di Perancis.

Rasa penasaran tersebut kemudian berbuah dengan adanya uji skala penuh yang dilakukan dengan simulasi beban pesawat B 747 bermuatan penuh seberat 360 ton. Uji skala ini dilakukan di Landasan terminal udara Cengkareng.

Hasilnya dari beberapa kali pengujian, landasan dengan kosntruksi Cakar Ayam ini mampu menahan berat dan tekanan besar pesawat hingga 2000 ton.

Penemuannya ini telah dipublikasikan beberapa majalah luar negeri seperti Traffic Enginering, Le Genie Civil, dan lain-lain.

Bahkan majalah Foreign Research News menganugerahi Sedyatmo penghargaan dari Highway Research Board sebagai supporting member, seperti dikutip dari Harian Kompas, 7 April 1971. 

Pondasi Cakar Ayam ini telah diterapkan di beberapa bangunan seperti, ratusan menara PLN tegangan tinggi, apron Bandar Soekarno-Hatta, jalan akses Pluit-Cengkareng, dan masih banyak lagi.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X