Desain China Textile Center Terinspirasi Gulungan Kain - Kompas.com

Desain China Textile Center Terinspirasi Gulungan Kain

Kompas.com - 05/07/2018, 07:01 WIB
Bangunan CTC nantinya akan tampak seperti gulungan kain yang berputar pada porosnya, dan seakan menghilangkan jarak antar lantai. shiromio Bangunan CTC nantinya akan tampak seperti gulungan kain yang berputar pada porosnya, dan seakan menghilangkan jarak antar lantai.

KOMPAS.com - Firma arsitektur ATAH yang berbasis di Los Angeles dan Shanghai merancang desain unik gedung China Textile Center (CTC).

CTC merupakan bagian dari China Textile City Comlex yang terdiri dari pusat bisnis, perbelanjaan, galeri dan apartemen. Kompleks ini berlokasi di Sahoxing, Provinsi Zhajang. 

Terletak di pintu masuk utama proyek, bangunan CTC nantinya akan tampak seperti gulungan kain yang berputar pada porosnya, dan seakan menghilangkan jarak antar lantai.

Gedung ini memiliki tiga lantai dan satu rooftop yang akan dihubungkan dengan tangga besar di setiap pinggirnya. Pengunjung dapat berjalan menuju pusat panggung melalui tangga yang seakan berputar dengan lambat.

Pada bagian tengah, pengunjung bakal merasakan perjalanan melalui bagian dalam dan luar bangunan dengan tangga tanpa menyadari transisi perpindahan antar lantai.

Secara struktural, desain bangunan CTC ini mengadopsi bentuk tabung. Struktur utamanya terbuat dari tabung baja dan terletak pada bagian tengah.

Bentuk tangga geometri yang menghubungkan lantai satu hingga lantai tiga berubah, menyesuaikan dengan bentuk bangunan. Secara tak langsung, tangga ini juga akan bersentuhan dengan inti bangunan.

Bangunan CTC nantinya akan tampak seperti gulungan kain yang berputar pada porosnya, dan seakan menghilangkan jarak antar lantai. shiromio Bangunan CTC nantinya akan tampak seperti gulungan kain yang berputar pada porosnya, dan seakan menghilangkan jarak antar lantai.
Sementara untuk mendukung bentuk tabung, rangkaian baja dibuat menggantung sehingga membuat gedung CTC ini juga terlihat seperti pesawat luar angkasa.

Uniknya, desain gedung ini menyisakan bagian tengah yang terbuka, dengan tangga yang dibiarkan terlihat dari luar. Bagian tengah ini akan mendukung sirkulasi udara alami di dalam gedung.

Ruang sisa di dalamnya digunakan untuk memuat layanan dan peralatan bangunan.
Desain interior bangunan ini sendiri akan mengadopsi konsep tenun, dengan menggunakan elemen abstrak seperti roda berputar.

Setelah masuk, pengunjung akan disuguhi pemandangan arsitektur yang seakan terlihat berputar. Desain ini terisnpirasi dari lekuk kain yang melengkung dan berputar pada porosnya.



Close Ads X